Assalamu'alaikum
warahmatullahi wabarakatuh
Wahai wanita cantik,
Engkau yang diciptakan dengan
sangat sempurna oleh Rabbmu..
Indah dengan segala
kelebihanmu yang ada
Wahai wanita cantik,
Sering kali aku melihatmu
berjalan dengan baju yang
sangat sederhana,
Bahan yang sederhana,
dan ukuran yang sangat sangat
sederhana,
Hingga bagian auratmu yang
harusnya tak tampak menjadi
tampak..
Wahai wanita cantik,
Cukup sering aku melihat
engkau jalan di depan para
lelaki denga pakaian sexy-mu,
Dan para lelaki itu menatapmu
dengan sangat lekat dari ujung
kakimu sampai ujung
rambutmu,
Mengikuti langkahmu hingga
hilang dari pandangan mereka,
pandangan yg menjijikkan...
Wahai wanita cantik,
Suaramu sungguh merdu,
Mendayu-dayu layaknya putri
duyung yang sedang bernyanyi,
Bening sebening sumber mata
air yang mengalir..
Wahai wanita cantik..
Ketahuilah engkau begitu
berharga terlalu berharga
Engkau bagai intan berlian yang
terpajang pada sebuah kotak
kaca indah berkunci dan
terbungkus rapi..
Engkau bukan emas campuran
murahan yang terpajang di
chow kit dan dengan seenaknya
sang pembeli dapat merabamu,
memegang tubuhmu dan
memakaimu hanya untuk
mencoba,
lalu sang pembeli pergi,
tak jadi membelimu dan
mengembalikanmu di tempat
yang sama!!
Bukan, engkau bukan itu wahai
wanita cantik!!
Engkau intan berlian yang
terpajang dalam kotak kaca
indah berkunci dan terbungkus
rapi..
orang yang menginginkanmu
tidak berhak merabamu,
memegangmu tubuhmu bahkan
mencoba memakainya!
Tidak, mereka terlalu kotor
untuk itu mereka harus terlebih
dahulu membelimu dengan
harga yang sangat mahal,
setelah itu mereka akan dapat
memilikimu sepenuhnya..
Engkau yang utuh,
yang belum pernah di coba
orang lain sebelumnya..
Wahai wanita cantik..
Engkau sungguh indah..Bagai
bunga mawar yang ketika orang
ingin mengambilnya,
terlebih dahulu mereka harus
merasakan duri pertahanan diri
yang kau punya,
Bagai bunga edelweis yang
ketika menginginkanmu,
terlebih dahulu mereka harus
mendaki gunung ke arah
ketinggian,
menantang keberanian dan
cuaca yang tak bersahabat,
Engkau bukan bunga bangkai,
yang terlihat begitu indah dari
kejauhan dengan warna yang
menyala yang membuat para
serangga tertarik dengan warna
indahmu,namun ketika didekati,
kau busuk.. ahhh baumu saja
sudah membuat orang mual,
apalagi memilikimu, merekapun
enggan..
Wahai wanita cantik..
Jagalah amanah keindahan yang
ada pada dirimu..
Berjalan saja kau terlihat
menawan,
belum lagi pembawaanmu yang
sangat anggun,
apalagi jika kau bersuara
merayu,
dan menampakkan apa yang tak
seharusnya tampak..Ahh..jagalah
itu semua saudariku,
Tutuplah auratmu agar tak ada
yang berkeinginan lain
terhadapmu lelaki jalanan itu
tak pantas menikmati tubuhmu
dengan memandangimu dengan
pandangan menjijikkan itu!
mereka terlalu kotor untukmu!
Jagalah kehormatanmu
saudariku lelaki manapun yang
belum halal bagimu tak pantas
menyentuh tubuh dan
kehormatanmu,
pun atas nama cinta sungguh,
cinta dan nafsu itu berbeda..
Apakah kau khuatir tidak ada
yang menyayangimu dan
menjagamu atas nama cinta?
Apakah kau takut tidak akan ada
yang menggombal dan
merayumu atas nama cinta?
Wahai saudari seakidahku..
bukan lelaki yang menginginkan
tubuhmu yang sesungguhnya
mencintaimu..
Lihatlah.. aku disini aku sangat
sedih melihat keadaanmu
sekarang..( T_T )
aku sedih melihat para lelaki itu
menzalimimu.. diri ini serasa
tercabi-cabik..
Lihatlah di sekitarmu..tak hanya
aku yang menginginkan ini
semua yang terbaik untukmu..
lihatlah saudara-saudara
semuslim mu Lihatlah kami..
sungguh engkau membuat air
mata kami mengalir dan terus
mengalir dari mata-mata kami..
kami disini sedang memikirkan
dan berbuat sesuatu untukmu..
agar tak pernah lagi engkau
dizalimi siapapun...Lihatlah
kedua orang tuamu...
apakah mereka
menginginkanmu menjadi
seperti ini?
Sungguh engkau bakai mutiara
bagi keluargamu mutiara yang
mereka jaga sejak kecilmu
sampai engkau beranjak
dewasa...apakah dengan ini
engkau membalasnya?
Jika kau masih kurang dengan
ini, maka lihatlah Allah
Tuhanmu, Yang
Menciptakanmu, Yang tiada
henti-hentinya memberi nikmat
padamu padahal tak jarang kau
lupa denganNya...Ia masih
memberimu nikmat udara,
nikmat hidup, nikmat
kecantikan dari tubuhmu yang
indah itu..
Bayangkan, jika Ia tidak
menyangimu,
knapa Ia tak cabut saja nikmat
wajahmu yang cantik dan
tubuhmu yang indah??
Tapi tidak meskipun engkau
sering kali melupakanNya,
nimkatNya tetap terus
mengalir...
Wahai saudari seakidahku..
Biarlah hanya satu lelaki paling
beruntung yang dapat
menikmati dirimu seutuhnya,
yakni suamimu kelak ketika
ikatan antara kalian halal dan
berbuah redhaNya ketika suara
mendayumu bukan lagi dosa
tapi pahala..hanya dia yang
pantas, saudariku..
Wahai wanita idamanku...
Sungguh tidak ada alasan lain
yang membuat aku melakukan
ini selain cintaku yang begitu
tinggi kepadamu..
Cintaku yang membuncah yang
membuat aku memikirkanmu
hingga kata-kata ini
kugoreskan..
Cintaku yang menangis ketika
melihat keadaanmu yang
terzalimi oleh petualang ajnabi
dan perbudakan hawa nafsu...
Cintaku yang akan tersenyum
jika engkau berniat kembali ke
jalanNya..
Mari berjalan bersamaku,
saudariku temani aku dalam
perjalanan indah yang tak
singkat ini,menuju kepadaNya....
Oleh:Andhika Al-Banjari Mtp
Wallahu’alam..
Tampilkan postingan dengan label YAA UKHTY. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label YAA UKHTY. Tampilkan semua postingan
Kamis, 10 Februari 2011
DUHAI WANITA CANTIK____MARI KITA RENUNGKAN
Sabtu, 05 Februari 2011
TOLONG KABARKAN KEPADA SEMUA WANITA YANG ANDA KENAL
Bismillahirrohmanniroohim
Assalamualaikum warohmatullohi
wabarakatuh
Segala puji bagi Allah atas berbagai
macam nikmat yang Allah berikan.
Shalawat dan salam atas suri
tauladan kita Nabi Muhammad
shallallahu'alaihi wa sallam kepada
keluarganya dan para pengikutnya.
Azab neraka Bagi Wanita
(tlg ingatkan kpd semua kaum
perempuan yg anda kenal)
Sayidina Ali ra menceritakan suatu
ketika melihat
Rasulullah saw menangis manakala
ia datang bersama Fatimah.
Lalu keduanya bertanya mengapa
Rasulullah saw menangis. Beliau
menjawab,
"Pada malam aku di-isra'- kan ,
aku melihat perempuan-
perempuan yang sedang disiksa
dengan berbagai siksaan. Itulah
sebabnya mengapa aku menangis.
Karena, menyaksikan mereka yang
sangat berat dan mengerikan
siksanya.
Putri Rasulullah saw kemudian
menanyakan apa yang dilihat
ayahandanya. "Aku lihat ada
perempuan digantung rambutnya,
otaknya mendidih.
Aku lihat perempuan digantung
lidahnya, tangannya diikat ke
belakang dan timah cair dituangkan
ke dalam tengkoraknya.
Aku lihat perempuan tergantung
kedua kakinya dengan terikat
tangannya sampai ke ubun-
ubunnya, diulurkan ular dan
kalajengking.
Dan aku lihat perempuan yang
memakan badannya sendiri, di
bawahnya dinyalakan api neraka.
Serta aku lihat perempuan yang
bermuka hitam, memakan tali
perutnya sendiri.
Aku lihat perempuan yang
telinganya pekak dan matanya
buta, dimasukkan ke dalam peti
yang dibuat dari api neraka,
otaknya keluar dari lubang hidung,
badannya berbau busuk karena
penyakit sopak dan kusta.
Aku lihat perempuan yang
badannya seperti himar,
beribu-ribu kesengsaraan
dihadapinya. Aku lihat perempuan
yang
rupanya seperti anjing, sedangkan
api masuk melalui mulut dan
keluar dari duburnya sementara
malikat memukulnya dengan
pentung dari api neraka,"kata Nabi
saw.
Fatimah Az-Zahra kemudian
menanyakan mengapa mereka
disiksa seperti itu?
*Rasulullah menjawab, "Wahai
putriku, adapun mereka yang
tergantung rambutnya hingga
otaknya mendidih adalah wanita
yang tidak menutup rambutnya
sehingga terlihat oleh laki-laki
yang bukan muhrimnya.
*Perempuan yang digantung
susunya adalah istri yang
'mengotori' tempat tidurnya.
*Perempuan yang tergantung
kedua kakinya ialah perempuan
yang tidak taat kepada suaminya, ia
keluar rumah tanpa izin suaminya,
dan perempuan yang tidak mau
mandi suci dari haid dan nifas.
*Perempuan yang memakan
badannya sendiri ialah karena ia
berhias untuk lelaki yang bukan
muhrimnya dan suka mengumpat
orang lain.
*Perempuan yang memotong
badannya sendiri dengan gunting
api neraka karena ia
memperkenalkan dirinya kepada
orang yang kepada orang lain
bersolek dan berhias supaya
kecantikannya dilihat laki-laki yang
bukan muhrimnya.
*Perempuan yang diikat kedua
kaki dan tangannya ke atas ubun-
ubunnya diulurkan ular dan
kalajengking padanya karena ia
bisa shalat tapi tidak
mengamalkannya dan tidak mau
mandi junub.
*Perempuan yang kepalanya
seperti babi dan badannya seperti
himar ialah tukang umpat dan
pendusta. Perempuan yang
menyerupai anjing ialah
perempuan yang suka memfitnah
dan membenci suami."Mendengar
itu, Sayidina Ali dan Fatimah Az-
Zahra pun turut menangis.
Dan inilah peringatan kepada kaum
perempuan
Assalamualaikum warohmatullohi
wabarakatuh
Segala puji bagi Allah atas berbagai
macam nikmat yang Allah berikan.
Shalawat dan salam atas suri
tauladan kita Nabi Muhammad
shallallahu'alaihi wa sallam kepada
keluarganya dan para pengikutnya.
Azab neraka Bagi Wanita
(tlg ingatkan kpd semua kaum
perempuan yg anda kenal)
Sayidina Ali ra menceritakan suatu
ketika melihat
Rasulullah saw menangis manakala
ia datang bersama Fatimah.
Lalu keduanya bertanya mengapa
Rasulullah saw menangis. Beliau
menjawab,
"Pada malam aku di-isra'- kan ,
aku melihat perempuan-
perempuan yang sedang disiksa
dengan berbagai siksaan. Itulah
sebabnya mengapa aku menangis.
Karena, menyaksikan mereka yang
sangat berat dan mengerikan
siksanya.
Putri Rasulullah saw kemudian
menanyakan apa yang dilihat
ayahandanya. "Aku lihat ada
perempuan digantung rambutnya,
otaknya mendidih.
Aku lihat perempuan digantung
lidahnya, tangannya diikat ke
belakang dan timah cair dituangkan
ke dalam tengkoraknya.
Aku lihat perempuan tergantung
kedua kakinya dengan terikat
tangannya sampai ke ubun-
ubunnya, diulurkan ular dan
kalajengking.
Dan aku lihat perempuan yang
memakan badannya sendiri, di
bawahnya dinyalakan api neraka.
Serta aku lihat perempuan yang
bermuka hitam, memakan tali
perutnya sendiri.
Aku lihat perempuan yang
telinganya pekak dan matanya
buta, dimasukkan ke dalam peti
yang dibuat dari api neraka,
otaknya keluar dari lubang hidung,
badannya berbau busuk karena
penyakit sopak dan kusta.
Aku lihat perempuan yang
badannya seperti himar,
beribu-ribu kesengsaraan
dihadapinya. Aku lihat perempuan
yang
rupanya seperti anjing, sedangkan
api masuk melalui mulut dan
keluar dari duburnya sementara
malikat memukulnya dengan
pentung dari api neraka,"kata Nabi
saw.
Fatimah Az-Zahra kemudian
menanyakan mengapa mereka
disiksa seperti itu?
*Rasulullah menjawab, "Wahai
putriku, adapun mereka yang
tergantung rambutnya hingga
otaknya mendidih adalah wanita
yang tidak menutup rambutnya
sehingga terlihat oleh laki-laki
yang bukan muhrimnya.
*Perempuan yang digantung
susunya adalah istri yang
'mengotori' tempat tidurnya.
*Perempuan yang tergantung
kedua kakinya ialah perempuan
yang tidak taat kepada suaminya, ia
keluar rumah tanpa izin suaminya,
dan perempuan yang tidak mau
mandi suci dari haid dan nifas.
*Perempuan yang memakan
badannya sendiri ialah karena ia
berhias untuk lelaki yang bukan
muhrimnya dan suka mengumpat
orang lain.
*Perempuan yang memotong
badannya sendiri dengan gunting
api neraka karena ia
memperkenalkan dirinya kepada
orang yang kepada orang lain
bersolek dan berhias supaya
kecantikannya dilihat laki-laki yang
bukan muhrimnya.
*Perempuan yang diikat kedua
kaki dan tangannya ke atas ubun-
ubunnya diulurkan ular dan
kalajengking padanya karena ia
bisa shalat tapi tidak
mengamalkannya dan tidak mau
mandi junub.
*Perempuan yang kepalanya
seperti babi dan badannya seperti
himar ialah tukang umpat dan
pendusta. Perempuan yang
menyerupai anjing ialah
perempuan yang suka memfitnah
dan membenci suami."Mendengar
itu, Sayidina Ali dan Fatimah Az-
Zahra pun turut menangis.
Dan inilah peringatan kepada kaum
perempuan
Rabu, 12 Januari 2011
AKHWAT IDAMAN II DAN BEBERAPA CIRINYA
1. Berpegang Kepada Agama
Wanita yang berpegang kepada agama
mempunyai keperibadian yang unggul. Batas-
batas syariat yang dipegang dan terpelihara
dalam hidupnya mengangkat martabat dirinya
sebagai seorang yang layak dikagumi oleh
lelaki. Dia tidak akan melakukan sesuatu yang
bertentangan dengan syariah Islam. Memang
beruntung mana-mana lelaki yang beristeri
dengan wanita sebegini.
2. Kecantikan Dalaman
Wanita yang tulen adalah lemah lembut dalam
perwatakannya tetapi mempunyai prinsip
dalam hidup. Inilah kecantikan dalaman yang
dicari oleh ramai lelaki. Kalau cantik, tu dikira
sebagai BONUS.
Wanita yang mempunyai kecantikan dalaman
tidak akan sesekali menjual maruah dirinya
hanya untuk mencari nama dan wang. Mereka
tidak akan sesekali tunduk pada nafsu atau
berbuat sesuatu semata-mata kerana
mahukan harta dan kekayaan.
3. Manja
Lelaki suka wanita yang keanak-anakan atau
yang ada sifat manja, supaya lelaki boleh
memainkan peranan sebagai pelindung.
Namun begitu, sifat manja dan keanak-anakan
yang melampau tidak sesuai kerana ia akan
menampakkan wanita itu seperti kurang
matang.
4. Pandai Menjaga Kecantikan
Lelaki menginginkan wanita yang pandai
menjaga kecantikan dirinya. Wanita dan
kecantikan memang susah nak dipisahkan.
Mereka akan kelihatan bertambah cantik jika
bijak menguruskan penampilan diri. Lelaki
secara fitrahnya memang mahukan wanita
yang pandai menjaga kecantikan, kerana ia
akan membuat mereka bangga.
5. Berakhlaq Mulia
Wanita yang berakhlaq mulia dikenali juga
sebagai wanita solehah. Wanita adalah hiasan
dunia, tetapi seindah hiasan adalah wanita
solehah. Merekalah ibu, isteri, kekasih dan
merupakan tunjang kejayaan suami.
6. Tidak Mempamer Keseksian
Lelaki suka menjamu mata dengan melihat
aurat wanita, namun tidak suka menjadikanya
isteri kerana keindahan diri wanita tu seolah-
olah menjadi barang pameran untuk mata
semua lelaki.
7. Tidak Cerewet
Lelaki suka pada wanita yang tidak cerewet.
Mengapa pula? Sebab wanita yang cerewet
boleh merimaskan dan mudah menyebabkan
lelaki merasa jemu dengannya. Biasanya,
wanita yang cerewet suka mengkritik apa saja
yang tidak disenanginya walaupun perkara itu
hanyalah perkara kecil.
8. Memahami Lelaki
Wanita yang memahami hati lelaki biasanya
mempunyai intuisi yang cukup kuat. Lelaki
mengimpikan wanita yang mampu
memahami situasinya dalam keadaan suka
dan duka. Pendek kata, tanpa perlu bersuara,
dia itu sudah dapat membaca riak wajah
suaminya. Lantas, bertindak menghiburkan
atau memberi kekuatan.
9. Sejuk Mata Memandang
Wanita yang manis wajahnya dan sejuk
dipandang mata akan mendamaikan perasaan
seorang lelaki. Ciri-ciri Wanita Sejuk Mata
Memandang seperti di bawa ini:
.:: - Bersopan satun
.:: - Senantiasa memaniskan wajah
.:: - Senantiasa memberikan senyuman ikhlas
.:: - Menutup aurat
.:: - Ramah dan mesra
.:: - Tidak terlalu cemburu
.:: – Menghormati orang lain
Baiklah saudari dan saudara.
Inilah 9 ciri-ciri wanita yang menjadi idaman
lelaki. Semoga apa yang telah dikongsikan
dapat memberi manfaat kepada diri anda dan
menjadi kayu pengukur dalam keperibadian
akhlaq diri saya dan juga anda serta pasangan.
Jadikan tips yang terakhir ini sebagai rutin
harian dalam hidup. Sebelum tidur, cuba
menilai atau memuhasabah diri kita kembali.
Cuba lihat di mana kelebihan dan kekurangan
diri kita serta apa yang telah kita capai pada
hari ini. Andai kita mampu mengatasi
kelemahan diri sendiri, teruskan
memperbaikinya dengan secara beransuran
dan fahami bahawa kelemahan itu wujud
supaya kita tahu apa kekuatan diri kita.
Sepertimana Dr Fadhillah Kamsah mendidik
jiwa kita agar senantiasa mengamalkan sifat
saling memaafi antara satu sama lain pada
setiap malam sebelum melelapkan mata dan
menikmati alam keindahan bermimpi.
Lantas, gunakan kelebihan dan kekuatan yang
ada untuk mencipta kecemerlangan dalam diri
untuk kebaikan bersama. Ingatlah bahawa
setiap keindahan dan kesempurnaan itu hanya
milik sang penakluk jiwa para hamba-hamba-
NYA, yakni sang KHALIQ yang Maha Pencipta.
Manakala pada kecacatan, keburukan dan
kelemahan adalah ciptaan manusia itu sendiri
termasuk diri saya yang dhoif di hadapan
ALLAH Az Wajalla jua. Wallahu ‘alam..
Wanita yang berpegang kepada agama
mempunyai keperibadian yang unggul. Batas-
batas syariat yang dipegang dan terpelihara
dalam hidupnya mengangkat martabat dirinya
sebagai seorang yang layak dikagumi oleh
lelaki. Dia tidak akan melakukan sesuatu yang
bertentangan dengan syariah Islam. Memang
beruntung mana-mana lelaki yang beristeri
dengan wanita sebegini.
2. Kecantikan Dalaman
Wanita yang tulen adalah lemah lembut dalam
perwatakannya tetapi mempunyai prinsip
dalam hidup. Inilah kecantikan dalaman yang
dicari oleh ramai lelaki. Kalau cantik, tu dikira
sebagai BONUS.
Wanita yang mempunyai kecantikan dalaman
tidak akan sesekali menjual maruah dirinya
hanya untuk mencari nama dan wang. Mereka
tidak akan sesekali tunduk pada nafsu atau
berbuat sesuatu semata-mata kerana
mahukan harta dan kekayaan.
3. Manja
Lelaki suka wanita yang keanak-anakan atau
yang ada sifat manja, supaya lelaki boleh
memainkan peranan sebagai pelindung.
Namun begitu, sifat manja dan keanak-anakan
yang melampau tidak sesuai kerana ia akan
menampakkan wanita itu seperti kurang
matang.
4. Pandai Menjaga Kecantikan
Lelaki menginginkan wanita yang pandai
menjaga kecantikan dirinya. Wanita dan
kecantikan memang susah nak dipisahkan.
Mereka akan kelihatan bertambah cantik jika
bijak menguruskan penampilan diri. Lelaki
secara fitrahnya memang mahukan wanita
yang pandai menjaga kecantikan, kerana ia
akan membuat mereka bangga.
5. Berakhlaq Mulia
Wanita yang berakhlaq mulia dikenali juga
sebagai wanita solehah. Wanita adalah hiasan
dunia, tetapi seindah hiasan adalah wanita
solehah. Merekalah ibu, isteri, kekasih dan
merupakan tunjang kejayaan suami.
6. Tidak Mempamer Keseksian
Lelaki suka menjamu mata dengan melihat
aurat wanita, namun tidak suka menjadikanya
isteri kerana keindahan diri wanita tu seolah-
olah menjadi barang pameran untuk mata
semua lelaki.
7. Tidak Cerewet
Lelaki suka pada wanita yang tidak cerewet.
Mengapa pula? Sebab wanita yang cerewet
boleh merimaskan dan mudah menyebabkan
lelaki merasa jemu dengannya. Biasanya,
wanita yang cerewet suka mengkritik apa saja
yang tidak disenanginya walaupun perkara itu
hanyalah perkara kecil.
8. Memahami Lelaki
Wanita yang memahami hati lelaki biasanya
mempunyai intuisi yang cukup kuat. Lelaki
mengimpikan wanita yang mampu
memahami situasinya dalam keadaan suka
dan duka. Pendek kata, tanpa perlu bersuara,
dia itu sudah dapat membaca riak wajah
suaminya. Lantas, bertindak menghiburkan
atau memberi kekuatan.
9. Sejuk Mata Memandang
Wanita yang manis wajahnya dan sejuk
dipandang mata akan mendamaikan perasaan
seorang lelaki. Ciri-ciri Wanita Sejuk Mata
Memandang seperti di bawa ini:
.:: - Bersopan satun
.:: - Senantiasa memaniskan wajah
.:: - Senantiasa memberikan senyuman ikhlas
.:: - Menutup aurat
.:: - Ramah dan mesra
.:: - Tidak terlalu cemburu
.:: – Menghormati orang lain
Baiklah saudari dan saudara.
Inilah 9 ciri-ciri wanita yang menjadi idaman
lelaki. Semoga apa yang telah dikongsikan
dapat memberi manfaat kepada diri anda dan
menjadi kayu pengukur dalam keperibadian
akhlaq diri saya dan juga anda serta pasangan.
Jadikan tips yang terakhir ini sebagai rutin
harian dalam hidup. Sebelum tidur, cuba
menilai atau memuhasabah diri kita kembali.
Cuba lihat di mana kelebihan dan kekurangan
diri kita serta apa yang telah kita capai pada
hari ini. Andai kita mampu mengatasi
kelemahan diri sendiri, teruskan
memperbaikinya dengan secara beransuran
dan fahami bahawa kelemahan itu wujud
supaya kita tahu apa kekuatan diri kita.
Sepertimana Dr Fadhillah Kamsah mendidik
jiwa kita agar senantiasa mengamalkan sifat
saling memaafi antara satu sama lain pada
setiap malam sebelum melelapkan mata dan
menikmati alam keindahan bermimpi.
Lantas, gunakan kelebihan dan kekuatan yang
ada untuk mencipta kecemerlangan dalam diri
untuk kebaikan bersama. Ingatlah bahawa
setiap keindahan dan kesempurnaan itu hanya
milik sang penakluk jiwa para hamba-hamba-
NYA, yakni sang KHALIQ yang Maha Pencipta.
Manakala pada kecacatan, keburukan dan
kelemahan adalah ciptaan manusia itu sendiri
termasuk diri saya yang dhoif di hadapan
ALLAH Az Wajalla jua. Wallahu ‘alam..
AKHWAT IDAMAN
Wanita idaman lelaki ialah,
yang hatinya disalut taqwa kepada ALLAH,
yang jiwanya penuh penghayatan trhadap
Islam,
yang sentiasa dahaga dengan ilmu,
yang sentiasa haus dengan pahala,yang
solatnya maruah dirinya,
yang tidak pernah takut untuk berkata benar,
yang tidak pernah gentar melawan nafsu,
Wanita idaman lelaki ialah,
yang menjaga tutur katanya,
yang tidak bermegah dengan ilmu yang
dimilikinya,
yang sentiasa berbuat kebajikan kerana
sifatnya yang dermawan ,
yang mempunyai ramai teman,
dan tidak mempunyai musuh bersifat syaitan,
Wanita idaman lelaki ialah,
wanita yang menghormati ibunya,
yang sentiasa berbakti kepada kedua orang
tuanya dan keluarga,
yang bakal menjaga kerukunan rumahtangga,
yang sabar mendidik suami dan anak-anak
mendalami agama,
yang mengamalkan hidup penuh sederhana,
kerana dunia baginya adalah rumah sementara
menuju akhirat,
Wanita idaman lelaki ialah,
yang sentiasa bersedia untuk menjadi insan
yang hakiki,
yang hidup di bawah naungan Al-Quran dan
sunnah nabi,
yang boleh diajak berbicara dan berdiskusi,
yang menjaga matanya dari pandangan
duniawi,
yang sujudnya penuh kesyukuran dengan
rahmat Ya Rabbi,
Wanita idaman lelaki ialah,
yang tidak pernah membazirkan waktu,
matanya kepenatan kerana penat menimba
ilmu,
suaranya lesu kerana lidahnya tak henti
memuji dan mengingatiMU,
tidurnya lena dengan cahaya keimanan,
bangunnya Subuh penuh penghayatan,
kerana sehari lagi usianya bertambah penuh
keinsafan,
Wanita idaman lelaki ialah,
yang sentiasa mengingati mati,
yang baginya hidup di dunia adalah ladang
akhirat,
yang mana buah kehidupan itu perlu dibaja
dan dijaga,
agar berputik tunas yang bakal menjadi baka
yang sempurna,
meneruskan perjuangan Islam sebelum
tibanya Kiamat,
Wanita idaman lelaki ialah,
yang tidak terpesona dengan buaian dunia,
kerana dia mengimpikan syurga,
di situlah mahligai impiannya,
dialah WANITA IDAMAN LELAKI seadanya.
Semoga bermanfa'at
yang hatinya disalut taqwa kepada ALLAH,
yang jiwanya penuh penghayatan trhadap
Islam,
yang sentiasa dahaga dengan ilmu,
yang sentiasa haus dengan pahala,yang
solatnya maruah dirinya,
yang tidak pernah takut untuk berkata benar,
yang tidak pernah gentar melawan nafsu,
Wanita idaman lelaki ialah,
yang menjaga tutur katanya,
yang tidak bermegah dengan ilmu yang
dimilikinya,
yang sentiasa berbuat kebajikan kerana
sifatnya yang dermawan ,
yang mempunyai ramai teman,
dan tidak mempunyai musuh bersifat syaitan,
Wanita idaman lelaki ialah,
wanita yang menghormati ibunya,
yang sentiasa berbakti kepada kedua orang
tuanya dan keluarga,
yang bakal menjaga kerukunan rumahtangga,
yang sabar mendidik suami dan anak-anak
mendalami agama,
yang mengamalkan hidup penuh sederhana,
kerana dunia baginya adalah rumah sementara
menuju akhirat,
Wanita idaman lelaki ialah,
yang sentiasa bersedia untuk menjadi insan
yang hakiki,
yang hidup di bawah naungan Al-Quran dan
sunnah nabi,
yang boleh diajak berbicara dan berdiskusi,
yang menjaga matanya dari pandangan
duniawi,
yang sujudnya penuh kesyukuran dengan
rahmat Ya Rabbi,
Wanita idaman lelaki ialah,
yang tidak pernah membazirkan waktu,
matanya kepenatan kerana penat menimba
ilmu,
suaranya lesu kerana lidahnya tak henti
memuji dan mengingatiMU,
tidurnya lena dengan cahaya keimanan,
bangunnya Subuh penuh penghayatan,
kerana sehari lagi usianya bertambah penuh
keinsafan,
Wanita idaman lelaki ialah,
yang sentiasa mengingati mati,
yang baginya hidup di dunia adalah ladang
akhirat,
yang mana buah kehidupan itu perlu dibaja
dan dijaga,
agar berputik tunas yang bakal menjadi baka
yang sempurna,
meneruskan perjuangan Islam sebelum
tibanya Kiamat,
Wanita idaman lelaki ialah,
yang tidak terpesona dengan buaian dunia,
kerana dia mengimpikan syurga,
di situlah mahligai impiannya,
dialah WANITA IDAMAN LELAKI seadanya.
Semoga bermanfa'at
Jumat, 07 Januari 2011
MAKHLUK YANG PALING DISAYANG OLEH ALLOH
Banyak wanita yang bilang bahwa susah
menjadi wanita, lihat saja aturan-aturan
dibawah ini : 1. Wanita auratnya lebih susah
dijaga dibanding lelaki. 2. Wanita perlu minta
ijin dari suami apabila mau keluar rumah tetapi
tidak sebaliknya. 3. Wanita saksinya (apabila
menjadi saksi) kurang berbanding lelaki. 4.
Wanita menerima warisan lebih sedikit dari
pada lelaki. 5. Wanita perlu menghadapi
kesusahan mengandung dan melahirkan anak
6. Wanita wajib taat kepada suaminya,
sementara suami tak perlu taat pada istrinya.
7. Talak terletak di tangan suami dan bukan
istri. 8. Wanita kurang nyaman dalam
beribadat karena adanya masalah haid dan
nifas. 9. dan lain-lain. Tetapi … PERNAHKAH
KITA LIHAT KENYATAANNYA ? 1. Benda yang
mahal harganya akan dijaga dan dibelai serta
disimpan ditempat yang teraman dan terbaik.
Sudah pasti itulah intan permata bandingannya
dengan seorang wanita. 2. Wanita perlu taat
kepada suami, tetapi tahukah lelaki wajib taat
kepada Ibunya 3 kali lebih utama daripada
kepada Bapaknya ? 3. Wanita menerima
warisan lebih sedikit daripada lelaki, tetapi
tahukah bahwa harta itu akan menjadi
miliknya dan tidak perlu diserahkan kepada
suami? Sementara suami apabila menerima
warisan ia wajib juga menggunakan hartanya
untuk istri dan anak-anaknya ? 4. Wanita perlu
bersusah payah mengandung dan melahirkan
anak, tetapi tahukah bahwa setiap saat dia
didoakan oleh segala mahluk, malaikat dan
seluruh mahluk Allah dimuka bumi ini, dan
tahukah jika ia meninggal karena melahirkan
adalah syahid dan surga menantinya.
Diakherat kelak, seorang lelaki akan
dipertanggungjawabkan terhadap 4 wanita,
yaitu : Istrinya, Ibunya, Anak Perempuannya
dan Saudara Perempuannya. Artinya , bagi
seorang wanita tanggung jawab terhadapnya
ditanggung oleh 4 orang lelaki, yaitu :
suaminya, ayahnya, anak lelakinya dan
saudara lelakinya. 5. Seorang Wanita boleh
memasuki pintu Syurga melalui pintu mana
saja yang disukainya cukup dengan 4 Syarat
saja, yaitu : Sholat 5 waktu, Puasa di bulan
Ramadhan, taat kepada Suaminya dan
menjaga Kehormatannya. 6. Seorang lelaki
wajib berjihad di jalan Allah, sementara bagi
wanita jika taat kepada suami serta
menunaikan tanggung jawabnya kepada
ALLAH SWT, maka ia akan turut menerima
pahala setara seperti pahala orang pergi
berjihad di jalan Allah tanpa perlu mengangkat
senjata. Masya ALLAH … ! demikian sayangnya
ALLAH SWT kepada wanita….. Yakinlah bahwa
sebagai Zat yang Maha Pencipta sudah pasti
ALLAH Maha Tahu akan segala yang
diciptakan-Nya sehingga peraturan-Nya adalah
yang terbaik bagi manusia.
Hadza min fadly Rabby,,,,
menjadi wanita, lihat saja aturan-aturan
dibawah ini : 1. Wanita auratnya lebih susah
dijaga dibanding lelaki. 2. Wanita perlu minta
ijin dari suami apabila mau keluar rumah tetapi
tidak sebaliknya. 3. Wanita saksinya (apabila
menjadi saksi) kurang berbanding lelaki. 4.
Wanita menerima warisan lebih sedikit dari
pada lelaki. 5. Wanita perlu menghadapi
kesusahan mengandung dan melahirkan anak
6. Wanita wajib taat kepada suaminya,
sementara suami tak perlu taat pada istrinya.
7. Talak terletak di tangan suami dan bukan
istri. 8. Wanita kurang nyaman dalam
beribadat karena adanya masalah haid dan
nifas. 9. dan lain-lain. Tetapi … PERNAHKAH
KITA LIHAT KENYATAANNYA ? 1. Benda yang
mahal harganya akan dijaga dan dibelai serta
disimpan ditempat yang teraman dan terbaik.
Sudah pasti itulah intan permata bandingannya
dengan seorang wanita. 2. Wanita perlu taat
kepada suami, tetapi tahukah lelaki wajib taat
kepada Ibunya 3 kali lebih utama daripada
kepada Bapaknya ? 3. Wanita menerima
warisan lebih sedikit daripada lelaki, tetapi
tahukah bahwa harta itu akan menjadi
miliknya dan tidak perlu diserahkan kepada
suami? Sementara suami apabila menerima
warisan ia wajib juga menggunakan hartanya
untuk istri dan anak-anaknya ? 4. Wanita perlu
bersusah payah mengandung dan melahirkan
anak, tetapi tahukah bahwa setiap saat dia
didoakan oleh segala mahluk, malaikat dan
seluruh mahluk Allah dimuka bumi ini, dan
tahukah jika ia meninggal karena melahirkan
adalah syahid dan surga menantinya.
Diakherat kelak, seorang lelaki akan
dipertanggungjawabkan terhadap 4 wanita,
yaitu : Istrinya, Ibunya, Anak Perempuannya
dan Saudara Perempuannya. Artinya , bagi
seorang wanita tanggung jawab terhadapnya
ditanggung oleh 4 orang lelaki, yaitu :
suaminya, ayahnya, anak lelakinya dan
saudara lelakinya. 5. Seorang Wanita boleh
memasuki pintu Syurga melalui pintu mana
saja yang disukainya cukup dengan 4 Syarat
saja, yaitu : Sholat 5 waktu, Puasa di bulan
Ramadhan, taat kepada Suaminya dan
menjaga Kehormatannya. 6. Seorang lelaki
wajib berjihad di jalan Allah, sementara bagi
wanita jika taat kepada suami serta
menunaikan tanggung jawabnya kepada
ALLAH SWT, maka ia akan turut menerima
pahala setara seperti pahala orang pergi
berjihad di jalan Allah tanpa perlu mengangkat
senjata. Masya ALLAH … ! demikian sayangnya
ALLAH SWT kepada wanita….. Yakinlah bahwa
sebagai Zat yang Maha Pencipta sudah pasti
ALLAH Maha Tahu akan segala yang
diciptakan-Nya sehingga peraturan-Nya adalah
yang terbaik bagi manusia.
Hadza min fadly Rabby,,,,
Rabu, 05 Januari 2011
WANITA PENGHUNI SURGA LEBIH CANTIK DARI BIDADARI SURGA
Dari Atha bin Abi Rabah, ia berkata, Ibnu
Abbas berkata padaku,
“ Maukah aku tunjukkan seorang wanita
penghuni surga?”
Aku menjawab, “Ya”
Ia berkata, “Wanita hitam itulah yang datang
kepada Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam lalu
berkata, ‘Aku menderita penyakit ayan
(epilepsi) dan auratku tersingkap (saat
penyakitku kambuh). Doakanlah untukku agar
Allah Menyembuhkannya. ’
Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam berkata, ‘Jika
engkau mau, engkau bersabar dan bagimu
surga, dan jika engkau mau, aku akan
mendoakanmu agar Allah
Menyembuhkanmu. ’
Wanita itu menjawab, ‘Aku pilih bersabar.’ Lalu
ia melanjutkan perkataannya, ‘Tatkala penyakit
ayan menimpaku, auratku terbuka, doakanlah
agar auratku tidak tersingkap. ’
"Maka Nabi pun mendoakannya.” (HR. Bukhari
dan Muslim)
Betapa rindunya hati ini kepada surga-Nya
yang begitu indah. Yang luasnya seluas langit
dan bumi. Betapa besarnya harapan ini untuk
menjadi salah satu penghuni surga-Nya. Dan
subhanallah! Ada seorang wanita yang berhasil
meraih kedudukan mulia tersebut. Bahkan ia
dipersaksikan sebagai salah seorang penghuni
surga di kala nafasnya masih dihembuskan.
Sedangkan jantungnya masih berdetak.
Kakinya pun masih menapak di permukaan
bumi.
Wahai saudariku, tidakkah engkau iri dengan
kedudukan mulia yang berhasil diraih wanita
itu? Dan tidakkah engkau ingin tahu, apakah
gerangan amal yang mengantarkannya
menjadi seorang wanita penghuni
surga.......????????
Apakah karena ia adalah wanita yang cantik
jelita dan berparas elok? Ataukah karena ia
wanita yang berkulit putih bak batu pualam????
Tidak." dia adalah wanita yang berkulit hitam ".
Wanita hitam itu, yang mungkin tidak ada
harganya dalam pandangan masyarakat. Akan
tetapi ia memiliki kedudukan mulia dihadapan
Allah dan Rasul-nya. Inilah bukti bahwa
kecantikan fisik bukanlah tolak ukur kemuliaan
seorang wanita. Kecuali kecantikan fisik yang
digunakan dalam koridor yang syar’i. Yaitu
yang hanya diperlihatkan kepada suaminya
dan orang-orang yang halal baginya.
Kecantikan iman yang terpancar dari
hatinyalah yang mengantarkan seorang wanita
ke kedudukan yang mulia. Dengan
ketaqwaannya, keimanannya, keindahan
akhlaqnya, amalan-amalan shalihnya, seorang
wanita yang buruk rupa di mata manusia pun
akan menjelma menjadi secantik bidadari
surga.
Bagaimanakah dengan wanita zaman sekarang
yang sibuk memakai kosmetik ini-itu demi
mendapatkan kulit yang putih tetapi enggan
memutihkan hatinya? Mereka begitu khawatir
akan segala hal yang bisa merusak
kecantikkannya, tetapi tak khawatir bila iman
dan hatinya yang bersih ternoda oleh noda-
noda hitam kemaksiatan – semoga Allah
Memberi mereka petunjuk -.
Kecantikan fisik bukanlah segalanya. Betapa
banyak kecantikan fisik yang justru
mengantarkan pemiliknya pada kemudahan
dalam bermaksiat. Maka saudariku, seperti
apapun rupamu, seperti apapun fisikmu,
janganlah engkau merasa rendah diri.
Syukurilah sebagai nikmat Allah yang sangat
berharga. Cantikkanlah imanmu. Cantikkanlah
hati dan akhlakmu...
Wanita itu berkata, “Aku menderita penyakit
ayan dan auratku tersingkap (saat penyakitku
kambuh). Doakanlah untukku agar Allah
Menyembuhkannya. ”
Subhanallah. Ia adalah seorang wanita yang
sangat khawatir bila auratnya tersingkap. Ia
tahu betul akan kewajiban seorang wanita
menutup auratnya dan ia berusaha
melaksanakannya meski dalam keadaan sakit.
Inilah salah satu ciri wanita shalihah, calon
penghuni surga. Yaitu mempunyai sifat malu
dan senantiasa berusaha menjaga
kehormatannya dengan menutup auratnya.
Bagaimana dengan wanita zaman sekarang
yang di saat sehat pun dengan rela hati
membuka auratnya???
Saudariku, dalam hadits di atas terdapat pula
dalil atas keutamaan sabar. Dan kesabaran
merupakan salah satu sebab seseorang masuk
ke dalam surga...
Sesungguhnya wanita-wanita surga memiliki
keutamaan yang sedemikian besar,
sebagaimana disebutkan dalam hadits,
“ Sungguh tutup kepala salah seorang wanita
surga itu lebih baik daripada dunia dan
seisinya. ” (HR. Bukhari dan Muslim)
Dari Ummu Salamah radhiyallahu ‘anha, ia
berkata, “Saya bertanya, “Wahai Rasulullah,
manakah yang lebih utama, wanita dunia
ataukah bidadari yang bermata jeli ?”
Beliau shallallahu’‘alaihi wa sallam menjawab,
“Wanita-wanita dunia lebih utama daripada
bidadari-bidadari yang bermata jeli, seperti
kelebihan apa yang tampak daripada apa yang
tidak tampak. ”
Saya bertanya, “Karena apa wanita dunia lebih
utama daripada mereka?”
Beliau menjawab, “Karena shalat mereka,
puasa dan ibadah mereka kepada Allah. Allah
meletakkan cahaya di wajah mereka, tubuh
mereka adalah kain sutra, kulitnya putih bersih,
pakaiannya berwarna hijau, perhiasannya
kekuning-kuningan, sanggulnya mutiara dan
sisirnya terbuat dari emas. Mereka berkata,
‘Kami hidup abadi dan tidak mati, kami lemah
lembut dan tidak jahat sama sekali, kami selalu
mendampingi dan tidak beranjak sama sekali,
kami ridha dan tidak pernah bersungut-sungut
sama sekali. Berbahagialah orang yang
memiliki kami dan kami memilikinya. ’.” (HR.
Ath Thabrani)
Subhanallah. Betapa indahnya perkataan
Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam. Sebuah
perkataan yang seharusnya membuat kita,
wanita dunia, menjadi lebih bersemangat dan
bersungguh-sungguh untuk menjadi wanita
shalihah. Berusaha untuk menjadi sebaik-baik
perhiasan. Berusaha dengan lebih keras untuk
bisa menjadi wanita penghuni surga
Abbas berkata padaku,
“ Maukah aku tunjukkan seorang wanita
penghuni surga?”
Aku menjawab, “Ya”
Ia berkata, “Wanita hitam itulah yang datang
kepada Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam lalu
berkata, ‘Aku menderita penyakit ayan
(epilepsi) dan auratku tersingkap (saat
penyakitku kambuh). Doakanlah untukku agar
Allah Menyembuhkannya. ’
Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam berkata, ‘Jika
engkau mau, engkau bersabar dan bagimu
surga, dan jika engkau mau, aku akan
mendoakanmu agar Allah
Menyembuhkanmu. ’
Wanita itu menjawab, ‘Aku pilih bersabar.’ Lalu
ia melanjutkan perkataannya, ‘Tatkala penyakit
ayan menimpaku, auratku terbuka, doakanlah
agar auratku tidak tersingkap. ’
"Maka Nabi pun mendoakannya.” (HR. Bukhari
dan Muslim)
Betapa rindunya hati ini kepada surga-Nya
yang begitu indah. Yang luasnya seluas langit
dan bumi. Betapa besarnya harapan ini untuk
menjadi salah satu penghuni surga-Nya. Dan
subhanallah! Ada seorang wanita yang berhasil
meraih kedudukan mulia tersebut. Bahkan ia
dipersaksikan sebagai salah seorang penghuni
surga di kala nafasnya masih dihembuskan.
Sedangkan jantungnya masih berdetak.
Kakinya pun masih menapak di permukaan
bumi.
Wahai saudariku, tidakkah engkau iri dengan
kedudukan mulia yang berhasil diraih wanita
itu? Dan tidakkah engkau ingin tahu, apakah
gerangan amal yang mengantarkannya
menjadi seorang wanita penghuni
surga.......????????
Apakah karena ia adalah wanita yang cantik
jelita dan berparas elok? Ataukah karena ia
wanita yang berkulit putih bak batu pualam????
Tidak." dia adalah wanita yang berkulit hitam ".
Wanita hitam itu, yang mungkin tidak ada
harganya dalam pandangan masyarakat. Akan
tetapi ia memiliki kedudukan mulia dihadapan
Allah dan Rasul-nya. Inilah bukti bahwa
kecantikan fisik bukanlah tolak ukur kemuliaan
seorang wanita. Kecuali kecantikan fisik yang
digunakan dalam koridor yang syar’i. Yaitu
yang hanya diperlihatkan kepada suaminya
dan orang-orang yang halal baginya.
Kecantikan iman yang terpancar dari
hatinyalah yang mengantarkan seorang wanita
ke kedudukan yang mulia. Dengan
ketaqwaannya, keimanannya, keindahan
akhlaqnya, amalan-amalan shalihnya, seorang
wanita yang buruk rupa di mata manusia pun
akan menjelma menjadi secantik bidadari
surga.
Bagaimanakah dengan wanita zaman sekarang
yang sibuk memakai kosmetik ini-itu demi
mendapatkan kulit yang putih tetapi enggan
memutihkan hatinya? Mereka begitu khawatir
akan segala hal yang bisa merusak
kecantikkannya, tetapi tak khawatir bila iman
dan hatinya yang bersih ternoda oleh noda-
noda hitam kemaksiatan – semoga Allah
Memberi mereka petunjuk -.
Kecantikan fisik bukanlah segalanya. Betapa
banyak kecantikan fisik yang justru
mengantarkan pemiliknya pada kemudahan
dalam bermaksiat. Maka saudariku, seperti
apapun rupamu, seperti apapun fisikmu,
janganlah engkau merasa rendah diri.
Syukurilah sebagai nikmat Allah yang sangat
berharga. Cantikkanlah imanmu. Cantikkanlah
hati dan akhlakmu...
Wanita itu berkata, “Aku menderita penyakit
ayan dan auratku tersingkap (saat penyakitku
kambuh). Doakanlah untukku agar Allah
Menyembuhkannya. ”
Subhanallah. Ia adalah seorang wanita yang
sangat khawatir bila auratnya tersingkap. Ia
tahu betul akan kewajiban seorang wanita
menutup auratnya dan ia berusaha
melaksanakannya meski dalam keadaan sakit.
Inilah salah satu ciri wanita shalihah, calon
penghuni surga. Yaitu mempunyai sifat malu
dan senantiasa berusaha menjaga
kehormatannya dengan menutup auratnya.
Bagaimana dengan wanita zaman sekarang
yang di saat sehat pun dengan rela hati
membuka auratnya???
Saudariku, dalam hadits di atas terdapat pula
dalil atas keutamaan sabar. Dan kesabaran
merupakan salah satu sebab seseorang masuk
ke dalam surga...
Sesungguhnya wanita-wanita surga memiliki
keutamaan yang sedemikian besar,
sebagaimana disebutkan dalam hadits,
“ Sungguh tutup kepala salah seorang wanita
surga itu lebih baik daripada dunia dan
seisinya. ” (HR. Bukhari dan Muslim)
Dari Ummu Salamah radhiyallahu ‘anha, ia
berkata, “Saya bertanya, “Wahai Rasulullah,
manakah yang lebih utama, wanita dunia
ataukah bidadari yang bermata jeli ?”
Beliau shallallahu’‘alaihi wa sallam menjawab,
“Wanita-wanita dunia lebih utama daripada
bidadari-bidadari yang bermata jeli, seperti
kelebihan apa yang tampak daripada apa yang
tidak tampak. ”
Saya bertanya, “Karena apa wanita dunia lebih
utama daripada mereka?”
Beliau menjawab, “Karena shalat mereka,
puasa dan ibadah mereka kepada Allah. Allah
meletakkan cahaya di wajah mereka, tubuh
mereka adalah kain sutra, kulitnya putih bersih,
pakaiannya berwarna hijau, perhiasannya
kekuning-kuningan, sanggulnya mutiara dan
sisirnya terbuat dari emas. Mereka berkata,
‘Kami hidup abadi dan tidak mati, kami lemah
lembut dan tidak jahat sama sekali, kami selalu
mendampingi dan tidak beranjak sama sekali,
kami ridha dan tidak pernah bersungut-sungut
sama sekali. Berbahagialah orang yang
memiliki kami dan kami memilikinya. ’.” (HR.
Ath Thabrani)
Subhanallah. Betapa indahnya perkataan
Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam. Sebuah
perkataan yang seharusnya membuat kita,
wanita dunia, menjadi lebih bersemangat dan
bersungguh-sungguh untuk menjadi wanita
shalihah. Berusaha untuk menjadi sebaik-baik
perhiasan. Berusaha dengan lebih keras untuk
bisa menjadi wanita penghuni surga
Senin, 03 Januari 2011
BALASAN SYURGA BAGI WANITA
Keadaan wanita di dunia ini tidaklah lebih
dari:......
-Mereka meninggal sebelum sempat menikah.
-Mereka meninggal setelah di ceraikan
suaminya,dan belum
sempat menikah dgn yg lain.
-Mereka telah menikah,akan tetapi suaminya
tidak bersamanya
di surga,semoga Allah SWT melindungi kita
dari hal ini.
-Mereka meninggal setelah suaminya
meninggal.
-Suaminya meninggal dan mereka tetap tidak
bersuami baru
hingga meninggal.
-Suaminya meninggal kemudian merekapun
di nikahi oleh laki-laki lain.
Keadaan di atas masing-masing kelak akan
mempunyai balasan
tersendiri saat mereka di surga sebagai berikut:
wanita yg meninggal sebelum sempat
menikah,maka Allah SWT
akan menikahkan mereka di surga dgn
seorang laki-laki
dari penduduk dunia,ini berdasarkan sabda
Rasulullah SAW:
''Di surga tdk lah ada orang yg membujang
(tdk memiliki pasangan)
.(HR.Muslim)
Syeikh Ibn'utsaimin brkata:''apabila seseorang
blm menikah,yaitu seorang wanita di dunia
ini,maka sesungguhnya Allah SWT akan
menikahkan dgn laki-laki yg ia sukai di
surga,karena kenikmatan surga tdk lah hanya
utk laki-laki saja,akan tetapi semuanya adalah
jg utk laki-laki dan wanita trmasuk bentuk
kenikmatan(surga)adalah perkawinan.(Al-
Majmu'.Al-Tsamin.1/175)maksudnya akan
menikah dgn salah seorang dari mereka.
Wanita yg meninggal setelah sempat
menikah,maka saat di surga ia utk suaminya
yg dahulu.
Wanita yg suaminya meninggal kemudian
tetap tdk menikah setelah kematian suaminya
hingga ia
pun meninggal,maka ia akan tetap menjadi
istrinya di surga.
Wanita yg suaminya meninggal dan kemudian
menikah dgn laki-laki lain,
maka ia utk suaminya yg paling
terakhir,walaupun sempat menikah berkali-
kali,berdasarkan sabda Rasulullah SAW:
''Wanita adalah utk suami terakhirnya,''(silsilah
Al-Ahadits Al-shahihah li Al-Albani,1281).
Dan berdasarkan perkataan Hudzaifah
ra.kepada istrinya,''jika kamu menikah dgn
siapapun
sepeninggalku.sesungguhnya wanita saat di
surga adalah utk suami terakhirnya di dunia
karena itulah Allah SWT pun mengharamkan
istri-istri Nabi utk dinikahi oleh orang lain
sepeninggalnya,karena mereka itu kelak akan
menjadi istri-istrinya di surga,(silsilah Al-
Ahadits
Al-shahihah li Al-Albani,1281)
Pertanyaan bila ada yg berkata:''sesungguhnya
tersebut dlm do'a jenazah kita membaca:
''Dan gantikanlah(untuknya)suami yg lebih baik
dari suaminya (yg terdahulu),''(HR.Muslim)
Maka jika ia telah bersuami,bagaimana kita
mendo'akan utknya dgn do'a seperti itu dan
kita mengetahui bahwa suami di dunia akan
menjadi suami di surga,akan tetapi bila ia
belum mempunyai suami dimanakah
suaminya..?
Jawaban:adalah seperti yg di sebutkan oleh
Syeikh Ibn'Utsaimin yaitu,''jika dia belum
menikah,maka yg di maksud adalah suami yg
lebih baik dari suami yg di takdirkan utknya
jika ia tetap hidup,adapun jika dia sdh
menikah,maka yg dimaksud dgn suami yg
lebih baik adalah yg lebih baik sifat-sifatnya di
dunia,karena yg di sebut dgn menggantikan
adalah bisa dgn menggantikan orangnya
seperti bila kita menukar kambing dgn
unta,atau bisa menganti sifat-sifatnya seperti
bilamana kita berkata:semoga Allah
menggantikan kekufuran orang itu dgn
keimanan,atau seperti pada firman Allah SWT:
''(Yaitu)pada hari(ketika)bumi digantikan dgn
bumi yg lain dan (demikian pula) langit...
(QS.Ibrahim.:48).Dimana buminya adalah
tetap bumi ini akan tetapi diratakan dan
langitnya adalah tetap langit ini akan tetapi
terbelah,''(Al-Bab Al-Maftuh,3/23-24)
dari:......
-Mereka meninggal sebelum sempat menikah.
-Mereka meninggal setelah di ceraikan
suaminya,dan belum
sempat menikah dgn yg lain.
-Mereka telah menikah,akan tetapi suaminya
tidak bersamanya
di surga,semoga Allah SWT melindungi kita
dari hal ini.
-Mereka meninggal setelah suaminya
meninggal.
-Suaminya meninggal dan mereka tetap tidak
bersuami baru
hingga meninggal.
-Suaminya meninggal kemudian merekapun
di nikahi oleh laki-laki lain.
Keadaan di atas masing-masing kelak akan
mempunyai balasan
tersendiri saat mereka di surga sebagai berikut:
wanita yg meninggal sebelum sempat
menikah,maka Allah SWT
akan menikahkan mereka di surga dgn
seorang laki-laki
dari penduduk dunia,ini berdasarkan sabda
Rasulullah SAW:
''Di surga tdk lah ada orang yg membujang
(tdk memiliki pasangan)
.(HR.Muslim)
Syeikh Ibn'utsaimin brkata:''apabila seseorang
blm menikah,yaitu seorang wanita di dunia
ini,maka sesungguhnya Allah SWT akan
menikahkan dgn laki-laki yg ia sukai di
surga,karena kenikmatan surga tdk lah hanya
utk laki-laki saja,akan tetapi semuanya adalah
jg utk laki-laki dan wanita trmasuk bentuk
kenikmatan(surga)adalah perkawinan.(Al-
Majmu'.Al-Tsamin.1/175)maksudnya akan
menikah dgn salah seorang dari mereka.
Wanita yg meninggal setelah sempat
menikah,maka saat di surga ia utk suaminya
yg dahulu.
Wanita yg suaminya meninggal kemudian
tetap tdk menikah setelah kematian suaminya
hingga ia
pun meninggal,maka ia akan tetap menjadi
istrinya di surga.
Wanita yg suaminya meninggal dan kemudian
menikah dgn laki-laki lain,
maka ia utk suaminya yg paling
terakhir,walaupun sempat menikah berkali-
kali,berdasarkan sabda Rasulullah SAW:
''Wanita adalah utk suami terakhirnya,''(silsilah
Al-Ahadits Al-shahihah li Al-Albani,1281).
Dan berdasarkan perkataan Hudzaifah
ra.kepada istrinya,''jika kamu menikah dgn
siapapun
sepeninggalku.sesungguhnya wanita saat di
surga adalah utk suami terakhirnya di dunia
karena itulah Allah SWT pun mengharamkan
istri-istri Nabi utk dinikahi oleh orang lain
sepeninggalnya,karena mereka itu kelak akan
menjadi istri-istrinya di surga,(silsilah Al-
Ahadits
Al-shahihah li Al-Albani,1281)
Pertanyaan bila ada yg berkata:''sesungguhnya
tersebut dlm do'a jenazah kita membaca:
''Dan gantikanlah(untuknya)suami yg lebih baik
dari suaminya (yg terdahulu),''(HR.Muslim)
Maka jika ia telah bersuami,bagaimana kita
mendo'akan utknya dgn do'a seperti itu dan
kita mengetahui bahwa suami di dunia akan
menjadi suami di surga,akan tetapi bila ia
belum mempunyai suami dimanakah
suaminya..?
Jawaban:adalah seperti yg di sebutkan oleh
Syeikh Ibn'Utsaimin yaitu,''jika dia belum
menikah,maka yg di maksud adalah suami yg
lebih baik dari suami yg di takdirkan utknya
jika ia tetap hidup,adapun jika dia sdh
menikah,maka yg dimaksud dgn suami yg
lebih baik adalah yg lebih baik sifat-sifatnya di
dunia,karena yg di sebut dgn menggantikan
adalah bisa dgn menggantikan orangnya
seperti bila kita menukar kambing dgn
unta,atau bisa menganti sifat-sifatnya seperti
bilamana kita berkata:semoga Allah
menggantikan kekufuran orang itu dgn
keimanan,atau seperti pada firman Allah SWT:
''(Yaitu)pada hari(ketika)bumi digantikan dgn
bumi yg lain dan (demikian pula) langit...
(QS.Ibrahim.:48).Dimana buminya adalah
tetap bumi ini akan tetapi diratakan dan
langitnya adalah tetap langit ini akan tetapi
terbelah,''(Al-Bab Al-Maftuh,3/23-24)
MENGAPA ENGGAN BERJILBAB
Berbagai alasan sering dikemukakan oleh para
wanita yang masih enggan berjilbab. Coba
perhatikan beberapa alasan mereka:
Pertama: Yang penting hatinya dulu yang
dihijabi.
Alasan, semacam ini sama saja dengan alasan
orang yang malas shalat lantas mengatakan,
“ Yang penting kan hatinya.” Inilah alasan orang
yang punya pemahaman bahwa yang lebih
dipentingkan adalah amalan hati, tidak
mengapa seseorang tidak memiliki amalan
badan sama sekali. Inilah pemahaman aliran
sesat “Murji’ah” dan sebelumnya adalah
“Jahmiyah”. Ini pemahaman keliru, karena
pemahaman yang benar sesuai dengan
pemahaman Ahlus Sunnah wal Jama ’ah, “Din
dan Islam itu adalah perkataan dan amalan,
yaitu perkataan hati, perkataan lisan, amalan
hati, amalan lisan dan amalan anggota badan.”
Imam Asy Syaafi’i rahimahullah menyatakan,
“Iman itu adalah perkataan dan perbuatan,
bertambah dengan ketaatan dan berkurang
dengan maksiat. ”
Jadi tidak cukup iman itu dengan hati, namun
harus dibuktikan pula dengan amalan.
Kedua: Bagaimana jika berjilbab namun masih
menggunjing.
Alasan seperti ini pun sering dikemukakan.
Perlu diketahui, dosa menggunjing (ghibah) itu
adalah dosa tersendiri. Sebagaimana
seseorang yang rajin shalat malam, boleh jadi
dia pun punya kebiasaan mencuri. Itu bisa
jadi. Sebagaimana ada kyai pun yang suka
menipu. Ini pun nyata terjadi.
Namun tidak semua yang berjilbab punya sifat
semacam itu. Lantas kenapa ini jadi alasan
untuk enggan berjilbab? Perlu juga diingat
bahwa perilaku individu tidak bisa menilai
jeleknya orang yang berjilbab secara umum.
Bahkan banyak wanita yang berjilbab dan
akhlaqnya sungguh mulia. Jadi jadi kewajiban
orang yang hendak berjilbab untuk tidak
menggunjing.
Ketiga: Belum siap mengenakan jilbab.
Kalau tidak sekarang, lalu kapan lagi? Apa
tahun depan? Apa dua tahun lagi? Apa nanti
jika sudah pipi keriput dan rambut beruban?
Setan dan nafsu jelek biasa memberikan was-
was semacam ini, supaya seseorang
menunda-nunda amalan kebaikan.
Ingatlah kita belum tentu tahu jika besok
shubuh kita masih diberi kehidupan. Dan tidak
ada seorang pun yang tahu bahwa satu jam
lagi, ia masih menghirup nafas. Oleh karena
itu, tidak pantas seseorang menunda-nunda
amalan. “Oh nanti saja, nanti saja”.
Ibnu ‘Umar radhiyallahu ‘anhuma memberi
nasehat yang amat bagus,
“ Jika engkau berada di waktu sore, janganlah
menunggu-nunggu waktu pagi. Jika engkau
berada di waktu pagi, janganlah menunggu-
nunggu waktu sore. Manfaatkanlah masa
sehatmu sebelum datang masa sakitmu.
Manfaatkan pula masa hidupmu sebelum
datang kematianmu ” (HR. Bukhari no. 6416).
Nasehat ini amat bagus bagi kita agar tidak
menunda-nunda amalan dan tidak panjang
angan-angan.
wanita yang masih enggan berjilbab. Coba
perhatikan beberapa alasan mereka:
Pertama: Yang penting hatinya dulu yang
dihijabi.
Alasan, semacam ini sama saja dengan alasan
orang yang malas shalat lantas mengatakan,
“ Yang penting kan hatinya.” Inilah alasan orang
yang punya pemahaman bahwa yang lebih
dipentingkan adalah amalan hati, tidak
mengapa seseorang tidak memiliki amalan
badan sama sekali. Inilah pemahaman aliran
sesat “Murji’ah” dan sebelumnya adalah
“Jahmiyah”. Ini pemahaman keliru, karena
pemahaman yang benar sesuai dengan
pemahaman Ahlus Sunnah wal Jama ’ah, “Din
dan Islam itu adalah perkataan dan amalan,
yaitu perkataan hati, perkataan lisan, amalan
hati, amalan lisan dan amalan anggota badan.”
Imam Asy Syaafi’i rahimahullah menyatakan,
“Iman itu adalah perkataan dan perbuatan,
bertambah dengan ketaatan dan berkurang
dengan maksiat. ”
Jadi tidak cukup iman itu dengan hati, namun
harus dibuktikan pula dengan amalan.
Kedua: Bagaimana jika berjilbab namun masih
menggunjing.
Alasan seperti ini pun sering dikemukakan.
Perlu diketahui, dosa menggunjing (ghibah) itu
adalah dosa tersendiri. Sebagaimana
seseorang yang rajin shalat malam, boleh jadi
dia pun punya kebiasaan mencuri. Itu bisa
jadi. Sebagaimana ada kyai pun yang suka
menipu. Ini pun nyata terjadi.
Namun tidak semua yang berjilbab punya sifat
semacam itu. Lantas kenapa ini jadi alasan
untuk enggan berjilbab? Perlu juga diingat
bahwa perilaku individu tidak bisa menilai
jeleknya orang yang berjilbab secara umum.
Bahkan banyak wanita yang berjilbab dan
akhlaqnya sungguh mulia. Jadi jadi kewajiban
orang yang hendak berjilbab untuk tidak
menggunjing.
Ketiga: Belum siap mengenakan jilbab.
Kalau tidak sekarang, lalu kapan lagi? Apa
tahun depan? Apa dua tahun lagi? Apa nanti
jika sudah pipi keriput dan rambut beruban?
Setan dan nafsu jelek biasa memberikan was-
was semacam ini, supaya seseorang
menunda-nunda amalan kebaikan.
Ingatlah kita belum tentu tahu jika besok
shubuh kita masih diberi kehidupan. Dan tidak
ada seorang pun yang tahu bahwa satu jam
lagi, ia masih menghirup nafas. Oleh karena
itu, tidak pantas seseorang menunda-nunda
amalan. “Oh nanti saja, nanti saja”.
Ibnu ‘Umar radhiyallahu ‘anhuma memberi
nasehat yang amat bagus,
“ Jika engkau berada di waktu sore, janganlah
menunggu-nunggu waktu pagi. Jika engkau
berada di waktu pagi, janganlah menunggu-
nunggu waktu sore. Manfaatkanlah masa
sehatmu sebelum datang masa sakitmu.
Manfaatkan pula masa hidupmu sebelum
datang kematianmu ” (HR. Bukhari no. 6416).
Nasehat ini amat bagus bagi kita agar tidak
menunda-nunda amalan dan tidak panjang
angan-angan.
Kamis, 30 Desember 2010
WANITA AHLI SURGA BESERTA CIRI CIRINYA
Setiap insan tentunya mendambakan
kenikmatan yang paling tinggi dan abadi.
Kenikmatan itu adalah Surga. Di dalamnya
terdapat bejana-bejana dari emas dan
perak, istana yang megah dengan dihiasi
beragam permata, dan berbagai macam
kenikmatan lainnya yang tidak pernah
terlihat oleh mata, terdengar oleh telinga,
dan terbetik di hati.
Dalam Al Qur ’an banyak sekali ayat-ayat
yang menggambarkan kenikmatan-
kenikmatan Surga. Di antaranya Allah
Subhanahu wa Ta'ala berfirman :
“( Apakah) perumpamaan (penghuni)
Surga yang dijanjikan kepada orang-orang
bertakwa yang di dalamnya ada sungai-
sungai dari air yang tidak berubah rasa dan
baunya, sungai-sungai dari air susu yang
tidak berubah rasanya, sungai-sungai dari
khamr (arak) yang lezat rasanya bagi
peminumnya, dan sungai-sungai dari madu
yang disaring dan mereka memperoleh di
dalamnya segala macam buah-buahan dan
ampunan dari Rabb mereka sama dengan
orang yang kekal dalam neraka dan diberi
minuman dengan air yang mendidih
sehingga memotong-motong
ususnya ?” (QS. Muhammad : 15)
“Dan orang-orang yang paling dahulu
beriman, merekalah yang paling dulu
(masuk Surga). Mereka itulah orang yang
didekatkan (kepada Allah). Berada dalam
Surga kenikmatan. Segolongan besar dari
orang-orang yang terdahulu dan
segolongan kecil dari orang-orang yang
kemudian. Mereka berada di atas dipan
yang bertahtakan emas dan permata
seraya bertelekan di atasnya berhadap-
hadapan. Mereka dikelilingi oleh anak-anak
muda yang tetap muda dengan membawa
gelas, cerek, dan sloki (piala) berisi
minuman yang diambil dari air yang
mengalir, mereka tidak pening karenanya
dan tidak pula mabuk dan buah-buahan
dari apa yang mereka pilih dan daging
burung dari apa yang mereka
inginkan. ” (QS. Al Waqiah : 10-21)
Di samping mendapatkan kenikmatan-
kenikmatan tersebut, orang-orang yang
beriman kepada Allah Tabaraka wa Ta ’ala
kelak akan mendapatkan pendamping
(istri) dari bidadari-bidadari Surga nan
rupawan yang banyak dikisahkan dalam
ayat-ayat Al Qur ’an yang mulia, di
antaranya :
“ Dan (di dalam Surga itu) ada bidadari-
bidadari yang bermata jeli laksana mutiara
yang tersimpan baik. ” (QS. Al Waqiah :
22-23)
“ Dan di dalam Surga-Surga itu ada
bidadari-bidadari yang sopan,
menundukkan pandangannya, tidak pernah
disentuh oleh manusia sebelum mereka
(penghuni-penghuni Surga yang menjadi
suami mereka) dan tidak pula oleh
jin. ” (QS. Ar Rahman : 56)
“Seakan-akan bidadari itu permata yakut
dan marjan.” (QS. Ar Rahman : 58)
“Sesungguhnya Kami menciptakan
mereka (bidadari-bidadari) dengan
langsung dan Kami jadikan mereka gadis-
gadis perawan penuh cinta lagi sebaya
umurnya. ” (QS. Al Waqiah : 35-37)
Rasulullah Shallallahu 'Alaihi Wa Sallam
menggambarkan keutamaan-keutamaan
wanita penduduk Surga dalam sabda
beliau :
“ … seandainya salah seorang wanita
penduduk Surga menengok penduduk
bumi niscaya dia akan menyinari antara
keduanya (penduduk Surga dan penduduk
bumi) dan akan memenuhinya bau wangi-
wangian. Dan setengah dari kerudung
wanita Surga yang ada di kepalanya itu
lebih baik daripada dunia dan isinya.” (HR.
Bukhari dari Anas bin Malik radliyallahu
'anhu)
Dalam hadits lain Rasulullah Shallallahu
'Alaihi Wa Sallam bersabda :
Sesungguhnya istri-istri penduduk Surga
akan memanggil suami-suami mereka
dengan suara yang merdu yang tidak
pernah didengarkan oleh seorangpun. Di
antara yang didendangkan oleh mereka :
“ Kami adalah wanita-wanita pilihan yang
terbaik. Istri-istri kaum yang termulia.
Mereka memandang dengan mata yang
menyejukkan. ” Dan mereka juga
mendendangkan : “Kami adalah wanita-
wanita yang kekal, tidak akan mati. Kami
adalah wanita-wanita yang aman, tidak
akan takut. Kami adalah wanita-wanita
yang tinggal, tidak akan pergi. ” (Shahih Al
Jami’ nomor 1557)
Apakah Ciri-Ciri Wanita Surga
Apakah hanya orang-orang beriman dari
kalangan laki-laki dan bidadari-bidadari
saja yang menjadi penduduk Surga?
Bagaimana dengan istri-istri kaum
Mukminin di dunia, wanita-wanita
penduduk bumi?
Istri-istri kaum Mukminin yang beriman
kepada Allah dan Rasul-Nya tersebut akan
tetap menjadi pendamping suaminya kelak
di Surga dan akan memperoleh kenikmatan
yang sama dengan yang diperoleh
penduduk Surga lainnya, tentunya sesuai
dengan amalnya selama di dunia.
Tentunya setiap wanita Muslimah ingin
menjadi ahli Surga. Pada hakikatnya wanita
ahli Surga adalah wanita yang taat kepada
Allah dan Rasul-Nya. Seluruh ciri-cirinya
merupakan cerminan ketaatan yang dia
miliki. Di antara ciri-ciri wanita ahli Surga
adalah :
1. Bertakwa.
2. Beriman kepada Allah, Malaikat-Malaikat-
Nya, Kitab-Kitab-Nya, Rasul-Rasul-Nya, hari
kiamat, dan beriman kepada takdir yang
baik maupun yang buruk.
3. Bersaksi bahwa tiada ilah yang berhak
disembah kecuali Allah, bersaksi bahwa
Muhammad adalah hamba dan Rasul-Nya,
mendirikan shalat, menunaikan zakat,
berpuasa di bulan Ramadlan, dan naik haji
bagi yang mampu.
4. IHSAN,
Yaitu beribadah kepada Allah seakan-akan
melihat Allah, jika dia tidak dapat melihat
Allah, dia mengetahui bahwa Allah melihat
dirinya.
5. IKHLAS
Beribadah semata-mata kepada Allah,
tawakkal kepada Allah, mencintai Allah dan
Rasul-Nya, takut terhadap adzab Allah,
mengharap rahmat Allah, bertaubat
kepada-Nya, dan bersabar atas segala
takdir-takdir Allah serta mensyukuri segala
kenikmatan yang diberikan kepadanya.
6. Gemar membaca Al Qur ’an dan
berusaha memahaminya, berdzikir
mengingat Allah ketika sendiri atau
bersama banyak orang dan berdoa kepada
Allah semata.
7. Menghidupkan amar ma ’ruf dan nahi
mungkar pada keluarga dan masyarakat.
8. Berbuat baik (ihsan) kepada tetangga,
anak yatim, fakir miskin, dan seluruh
makhluk, serta berbuat baik terhadap
hewan ternak yang dia miliki.
9. Menyambung tali persaudaraan terhadap
orang yang memutuskannya, memberi
kepada orang, menahan pemberian kepada
dirinya, dan memaafkan orang yang
mendhaliminya.
10. Berinfak, baik ketika lapang maupun
dalam keadaan sempit, menahan amarah
dan memaafkan manusia.
11. Adil dalam segala perkara dan bersikap
adil terhadap seluruh makhluk.
12. Menjaga lisannya dari perkataan dusta,
saksi palsu dan menceritakan kejelekan
orang lain (ghibah).
13. Menepati janji dan amanah yang
diberikan kepadanya.
14. Berbakti kepada kedua orang tua.
15.Menyambung silaturahmi dengan karib
kerabatnya, sahabat terdekat dan terjauh.
Demikian beberapa ciri-ciri wanita Ahli
Surga yang kami sadur dari kitab Majmu’
Fatawa karya Syaikhul Islam Ibnu Tamiyyah
juz 11 halaman 422-423. Ciri-ciri tersebut
bukan merupakan suatu batasan tetapi ciri-
ciri wanita Ahli Surga seluruhnya masuk
dalam kerangka taat kepada Allah dan
Rasul-Nya. Allah Ta ’ala berfirman :
“ … dan barangsiapa taat kepada Allah
dan Rasul-Nya, niscaya Allah
memasukkannya ke dalam Surga yang
mengalir di dalamnya sungai-sungai
sedang mereka kekal di dalamnya dan
itulah kemenangan yang besar. ” (QS. An
Nisa’ : 13)
Wallahu A’lam Bis Shawab.
kenikmatan yang paling tinggi dan abadi.
Kenikmatan itu adalah Surga. Di dalamnya
terdapat bejana-bejana dari emas dan
perak, istana yang megah dengan dihiasi
beragam permata, dan berbagai macam
kenikmatan lainnya yang tidak pernah
terlihat oleh mata, terdengar oleh telinga,
dan terbetik di hati.
Dalam Al Qur ’an banyak sekali ayat-ayat
yang menggambarkan kenikmatan-
kenikmatan Surga. Di antaranya Allah
Subhanahu wa Ta'ala berfirman :
“( Apakah) perumpamaan (penghuni)
Surga yang dijanjikan kepada orang-orang
bertakwa yang di dalamnya ada sungai-
sungai dari air yang tidak berubah rasa dan
baunya, sungai-sungai dari air susu yang
tidak berubah rasanya, sungai-sungai dari
khamr (arak) yang lezat rasanya bagi
peminumnya, dan sungai-sungai dari madu
yang disaring dan mereka memperoleh di
dalamnya segala macam buah-buahan dan
ampunan dari Rabb mereka sama dengan
orang yang kekal dalam neraka dan diberi
minuman dengan air yang mendidih
sehingga memotong-motong
ususnya ?” (QS. Muhammad : 15)
“Dan orang-orang yang paling dahulu
beriman, merekalah yang paling dulu
(masuk Surga). Mereka itulah orang yang
didekatkan (kepada Allah). Berada dalam
Surga kenikmatan. Segolongan besar dari
orang-orang yang terdahulu dan
segolongan kecil dari orang-orang yang
kemudian. Mereka berada di atas dipan
yang bertahtakan emas dan permata
seraya bertelekan di atasnya berhadap-
hadapan. Mereka dikelilingi oleh anak-anak
muda yang tetap muda dengan membawa
gelas, cerek, dan sloki (piala) berisi
minuman yang diambil dari air yang
mengalir, mereka tidak pening karenanya
dan tidak pula mabuk dan buah-buahan
dari apa yang mereka pilih dan daging
burung dari apa yang mereka
inginkan. ” (QS. Al Waqiah : 10-21)
Di samping mendapatkan kenikmatan-
kenikmatan tersebut, orang-orang yang
beriman kepada Allah Tabaraka wa Ta ’ala
kelak akan mendapatkan pendamping
(istri) dari bidadari-bidadari Surga nan
rupawan yang banyak dikisahkan dalam
ayat-ayat Al Qur ’an yang mulia, di
antaranya :
“ Dan (di dalam Surga itu) ada bidadari-
bidadari yang bermata jeli laksana mutiara
yang tersimpan baik. ” (QS. Al Waqiah :
22-23)
“ Dan di dalam Surga-Surga itu ada
bidadari-bidadari yang sopan,
menundukkan pandangannya, tidak pernah
disentuh oleh manusia sebelum mereka
(penghuni-penghuni Surga yang menjadi
suami mereka) dan tidak pula oleh
jin. ” (QS. Ar Rahman : 56)
“Seakan-akan bidadari itu permata yakut
dan marjan.” (QS. Ar Rahman : 58)
“Sesungguhnya Kami menciptakan
mereka (bidadari-bidadari) dengan
langsung dan Kami jadikan mereka gadis-
gadis perawan penuh cinta lagi sebaya
umurnya. ” (QS. Al Waqiah : 35-37)
Rasulullah Shallallahu 'Alaihi Wa Sallam
menggambarkan keutamaan-keutamaan
wanita penduduk Surga dalam sabda
beliau :
“ … seandainya salah seorang wanita
penduduk Surga menengok penduduk
bumi niscaya dia akan menyinari antara
keduanya (penduduk Surga dan penduduk
bumi) dan akan memenuhinya bau wangi-
wangian. Dan setengah dari kerudung
wanita Surga yang ada di kepalanya itu
lebih baik daripada dunia dan isinya.” (HR.
Bukhari dari Anas bin Malik radliyallahu
'anhu)
Dalam hadits lain Rasulullah Shallallahu
'Alaihi Wa Sallam bersabda :
Sesungguhnya istri-istri penduduk Surga
akan memanggil suami-suami mereka
dengan suara yang merdu yang tidak
pernah didengarkan oleh seorangpun. Di
antara yang didendangkan oleh mereka :
“ Kami adalah wanita-wanita pilihan yang
terbaik. Istri-istri kaum yang termulia.
Mereka memandang dengan mata yang
menyejukkan. ” Dan mereka juga
mendendangkan : “Kami adalah wanita-
wanita yang kekal, tidak akan mati. Kami
adalah wanita-wanita yang aman, tidak
akan takut. Kami adalah wanita-wanita
yang tinggal, tidak akan pergi. ” (Shahih Al
Jami’ nomor 1557)
Apakah Ciri-Ciri Wanita Surga
Apakah hanya orang-orang beriman dari
kalangan laki-laki dan bidadari-bidadari
saja yang menjadi penduduk Surga?
Bagaimana dengan istri-istri kaum
Mukminin di dunia, wanita-wanita
penduduk bumi?
Istri-istri kaum Mukminin yang beriman
kepada Allah dan Rasul-Nya tersebut akan
tetap menjadi pendamping suaminya kelak
di Surga dan akan memperoleh kenikmatan
yang sama dengan yang diperoleh
penduduk Surga lainnya, tentunya sesuai
dengan amalnya selama di dunia.
Tentunya setiap wanita Muslimah ingin
menjadi ahli Surga. Pada hakikatnya wanita
ahli Surga adalah wanita yang taat kepada
Allah dan Rasul-Nya. Seluruh ciri-cirinya
merupakan cerminan ketaatan yang dia
miliki. Di antara ciri-ciri wanita ahli Surga
adalah :
1. Bertakwa.
2. Beriman kepada Allah, Malaikat-Malaikat-
Nya, Kitab-Kitab-Nya, Rasul-Rasul-Nya, hari
kiamat, dan beriman kepada takdir yang
baik maupun yang buruk.
3. Bersaksi bahwa tiada ilah yang berhak
disembah kecuali Allah, bersaksi bahwa
Muhammad adalah hamba dan Rasul-Nya,
mendirikan shalat, menunaikan zakat,
berpuasa di bulan Ramadlan, dan naik haji
bagi yang mampu.
4. IHSAN,
Yaitu beribadah kepada Allah seakan-akan
melihat Allah, jika dia tidak dapat melihat
Allah, dia mengetahui bahwa Allah melihat
dirinya.
5. IKHLAS
Beribadah semata-mata kepada Allah,
tawakkal kepada Allah, mencintai Allah dan
Rasul-Nya, takut terhadap adzab Allah,
mengharap rahmat Allah, bertaubat
kepada-Nya, dan bersabar atas segala
takdir-takdir Allah serta mensyukuri segala
kenikmatan yang diberikan kepadanya.
6. Gemar membaca Al Qur ’an dan
berusaha memahaminya, berdzikir
mengingat Allah ketika sendiri atau
bersama banyak orang dan berdoa kepada
Allah semata.
7. Menghidupkan amar ma ’ruf dan nahi
mungkar pada keluarga dan masyarakat.
8. Berbuat baik (ihsan) kepada tetangga,
anak yatim, fakir miskin, dan seluruh
makhluk, serta berbuat baik terhadap
hewan ternak yang dia miliki.
9. Menyambung tali persaudaraan terhadap
orang yang memutuskannya, memberi
kepada orang, menahan pemberian kepada
dirinya, dan memaafkan orang yang
mendhaliminya.
10. Berinfak, baik ketika lapang maupun
dalam keadaan sempit, menahan amarah
dan memaafkan manusia.
11. Adil dalam segala perkara dan bersikap
adil terhadap seluruh makhluk.
12. Menjaga lisannya dari perkataan dusta,
saksi palsu dan menceritakan kejelekan
orang lain (ghibah).
13. Menepati janji dan amanah yang
diberikan kepadanya.
14. Berbakti kepada kedua orang tua.
15.Menyambung silaturahmi dengan karib
kerabatnya, sahabat terdekat dan terjauh.
Demikian beberapa ciri-ciri wanita Ahli
Surga yang kami sadur dari kitab Majmu’
Fatawa karya Syaikhul Islam Ibnu Tamiyyah
juz 11 halaman 422-423. Ciri-ciri tersebut
bukan merupakan suatu batasan tetapi ciri-
ciri wanita Ahli Surga seluruhnya masuk
dalam kerangka taat kepada Allah dan
Rasul-Nya. Allah Ta ’ala berfirman :
“ … dan barangsiapa taat kepada Allah
dan Rasul-Nya, niscaya Allah
memasukkannya ke dalam Surga yang
mengalir di dalamnya sungai-sungai
sedang mereka kekal di dalamnya dan
itulah kemenangan yang besar. ” (QS. An
Nisa’ : 13)
Wallahu A’lam Bis Shawab.
15 (limabelas) ADAB BERBICARA WANITA MUSLIMAH
Wahai saudariku muslimah ………
15) Berhati-hatilah dari terlalu banyak
berceloteh dan terlalu banyak berbicara,
Allah Ta ’ala berfirman:
” لا خير في كثير من
نجواهم إلا من أمر
بصدقة أو معروف أو
إصلاح بين الناس
” (النساء: الآية 114 ).
Artinya: “Dan tidak ada kebaikan pada
kebanyakan bisikan-bisikan mereka,
kecuali bisikan-bisikan dari orang yang
menyuruh (manusia) memberi sedekah,
atau berbuat ma ’ruf, atau
mengadakan perdamaian diantara
manusia “. (An nisa:114)
Dan ketahuilah wahai
saudariku,semoga Allah ta’ala
merahmatimu dan menunjukimu
kepada jalan kebaikan, bahwa disana
ada yang senantiasa mengamati dan
mencatat perkataanmu.
“ عن اليمين وعن
الشمال قعيد. ما
يلفظ من قولٍ إلا
لديه رقيب عتيد ” (ق:
الآية 17-18 )
Artinya: “Seorang duduk disebelah
kanan,dan yang lain duduk disebelah
kiri.tiada satu ucapanpun yang
diucapkan melainkan ada didekatnya
malaikat pengawas yang selalu
hadir ” (Qaaf:17-18).
Maka jadikanlah ucapanmu itu menjadi
perkataan yang ringkas, jelas yang tidak
bertele-tele yang dengannya akan
memperpanjang pembicaraan.
1) Bacalah Al qur ’an karim dan
bersemangatlah untuk menjadikan itu
sebagai wirid keseharianmu, dan
senantiasalah berusaha untuk
menghafalkannya sesuai
kesanggupanmu agar engkau bisa
mendapatkan pahala yang besar dihari
kiamat nanti.
عن عبد الله بن
عمرو رضي الله
عنهما- عن النبي
صلى الله عليه
وسلم قال: ” يقال
لصاحب القرآن:
اقرأ وارتق ورتّل
كما كنت ترتّل في
الدنيا فإن منزلتك
عند آخر آية
تقرؤها رواه أبو
داود والترمذي
Dari abdullah bin ‘umar radiyallohu
‘anhu, dari Nabi Shallallahu Alaihi wa
aalihi wasallam, beliau bersabda:
“ dikatakan pada orang yang senang
membaca alqur’an: bacalah dengan
tartil sebagaimana engkau dulu
sewaktu di dunia membacanya dengan
tartil, karena sesungguhnya
kedudukanmu adalah pada akhir ayat
yang engkau baca. (HR.abu daud dan
attirmidzi)
2) Tidaklah terpuji jika engkau selalu
menyampaikan setiap apa yang engkau
dengarkan, karena kebiasaan ini akan
menjatuhkan dirimu kedalam
kedustaan.
عن أبي هريرة رضي
الله عنه أن النبي
صلى الله عليه
وسلم قال: ” كفى
بالمرء كذباً أن
يتحدّث بكل ما سمع
“
Dari Abu hurairah radiallahu
‘ anhu,sesungguhnya Nabi shallallahu
‘alaihi wasallam bersabda:
“Cukuplah seseorang itu dikatakan
sebagai pendusta ketika dia
menyampaikan setiap apa yang dia
dengarkan. ” (HR.Muslim dan Abu
Dawud)
3) jauhilah dari sikap menyombongkan
diri (berhias diri) dengan sesuatu yang
tidak ada pada dirimu, dengan tujuan
membanggakan diri dihadapan
manusia.
عن عائشة – رضي الله
عنها- أن امرأة
قالت: يا رسول
الله، أقول إن
زوجي أعطاني ما لم
؟يعطني قال رسول
الله صلى الله
عليه وسلم: ”
المتشبّع بما لم
يُعط كلابس ثوبي
زور “.
Dari aisyah radiyallohu ‘anha, ada
seorang wanita yang
mengatakan:wahai Rasulullah, aku
mengatakan bahwa suamiku
memberikan sesuatu kepadaku yang
sebenarnya tidak diberikannya.berkata
Rasulullah Shallallahu Alaihi wa aalihi
wasallam,: orang yang merasa memiliki
sesuatu yang ia tidak diberi, seperti
orang yang memakai dua pakaian
kedustaan. ” (muttafaq alaihi)
4) Sesungguhnya dzikrullah
memberikan pengaruh yang kuat
didalam kehidupan ruh seorang
muslim, kejiwaannya, jasmaninya dan
kehidupan masyarakatnya. maka
bersemangatlah wahai saudariku
muslimah untuk senantiasa berdzikir
kepada Allah ta ’ala, disetiap waktu
dan keadaanmu. Allah ta’ala memuji
hamba-hambanya yang mukhlis dalam
firman-Nya:
” الذين يذكرون
الله قياماً
وقعوداً وعلى
جنوبهم… ” (آل
عمران: الآية 191 ).
Artinya: “(yaitu) orang-orang yang
mengingat Allah sambil berdiri atau
duduk atau dalam keadaan
berbaring …” (Ali imran:191).
5) Jika engkau hendak berbicara,maka
jauhilah sifat merasa kagum dengan diri
sendiri, sok fasih dan terlalu
memaksakan diri dalam bertutur kata,
sebab ini merupakan sifat yang sangat
dibenci Rasulullah Shallallahu Alaihi wa
aalihi wasallam, dimana Beliau
bersabda:
” وإن أبغضكم إليّ
وأبعدكم مني
مجلساً يوم
القيامة
الثرثارون
والمتشدقون
المتفيهقونو “.
“sesungguhnya orang yang paling aku
benci diantara kalian dan yang paling
jauh majelisnya dariku pada hari
kiamat : orang yang berlebihan dalam
berbicara, sok fasih dengan ucapannya
dan merasa ta ’ajjub terhadap
ucapannya.” (HR.Tirmidzi,Ibnu Hibban
dan yang lainnya dari hadits Abu
Tsa ’labah Al-Khusyani radhiallahu
anhu)
6) Jauhilah dari terlalu banyak
tertawa,terlalu banyak berbicara dan
berceloteh.jadikanlah Rasulullah
Shallallahu Alaihi wa aalihi wasallam,
sebagai teladan bagimu, dimana beliau
lebih banyak diam dan banyak berfikir
beliau Shallallahu Alaihi wa aalihi
wasallam, menjauhkan diri dari terlalu
banyak tertawa dan menyibukkan diri
dengannya.bahkan jadikanlah setiap
apa yang engkau ucapkan itu adalah
perkataan yang mengandung kebaikan,
dan jika tidak, maka diam itu lebih
utama bagimu. Rasulullah Shallallahu
Alaihi wa aalihi wasallam, bersabda:
” من كان يؤمن
بالله واليوم
الآخر فليقل خيراً
أو ليصمت “.
” Barang siapa yang beriman kepada
Allah dan hari akhir,maka hendaknya
dia berkata dengan perkataan yang
baik,atau hendaknya dia diam. ”
(muttafaq alaihi dari hadits Abu
Hurairah radhiallahu anhu)
8 ) jangan kalian memotong
pembicaraan seseorang yang sedang
berbicara atau membantahnya, atau
meremehkan ucapannya. Bahkan jadilah
pendengar yang baik dan itu lebih
beradab bagimu, dan ketika harus
membantahnya, maka jadikanlah
bantahanmu dengan cara yang paling
baik sebagai syi ’ar kepribadianmu.
9) berhati-hatilah dari suka mengolok-
olok terhadap cara berbicara orang lain,
seperti orang yang terbata-bata dalam
berbicara atau seseorang yang kesulitan
berbicara . Alah Ta ’ala berfirman:
” يا أيها الذين
آمنوا لا يسخر قوم
من قوم عسى أن
يكونوا خيراً منهم
ولا نساء من نساء
عسى أن يكن خيراً
منهن ” (الحجرات:
الآية 11 ).
“Hai orang-orang yang beriman,
janganlah sekumpulan orang laki-laki
merendahkan kumpulan yang lain,
boleh jadi yang ditertawakan itu lebih
baik dari mereka. Dan jangan pula
sekumpulan perempuan merendahkan
kumpulan lainnya, boleh jadi yang
direndahkan itu lebih baik.” (QS.Al-
Hujurat:11)
10) jika engkau mendengarkan bacaan
Alqur ’an, maka berhentilah dari
berbicara, apapun yang engkau
bicarakan, karena itu merupakan adab
terhadap kalamullah dan juga sesuai
dengan perintah-Nya, didalam firman-
Nya:
: ” وإذا قرىء
القرآن فاستمعوا
له وأنصتوا لعلكم
ترحمون ” (الأعراف:
الآية 204 ).
Artinya: “dan apabila dibacakan
Alqur’an,maka dengarkanlah dengan
baik dan perhatikanlah dengan tenang
agar kalian diberi rahmat “. Qs.al
a’raf :204
11) bertakwalah kepada Allah wahai
saudariku muslimah,bersihkanlah
majelismu dari ghibah dan namimah
(adu domba) sebagaimana yang Allah
‘ azza wajalla perintahkan kepadamu
untuk menjauhinya. bersemangatlah
engkau untuk menjadikan didalam
majelismu itu adalah perkataan-
perkataan yang baik,dalam rangka
menasehati,dan petunjuk kepada
kebaikan. perkataan itu adalah sebuah
perkara yang besar, berapa banyak dari
perkataan seseorang yang dapat
menyebabkan kemarahan dari Allah
‘ azza wajalla dan menjatuhkan
pelakunya kedalam jurang neraka.
Didalam hadits Mu ’adz radhiallahu
anhu tatkala Beliau bertanya kepada
Nabi Shallallahu Alaihi wa aalihi
wasallam: apakah kami akan disiksa
dengan apa yang kami ucapkan? Maka
jawab Rasulullah Shallallahu alaihi
wasallam bersabda:
” ثكلتك أمك يا
معاذ. وهل يكبّ
الناس في النار
على وجوههم إلا
حصائدُ ألسنتهم
” ( رواه الترمذي ).
“engkau telah keliru wahai Mu’adz,
tidaklah manusia dilemparkan ke
Neraka diatas wajah-wajah mereka
melainkan disebabkan oleh ucapan-
ucapan mereka. ” (HR.Tirmidzi,An-
Nasaai dan Ibnu Majah)
12) berhati-hatilah -semoga Allah
menjagamu- dari menghadiri majelis
yang buruk dan berbaur dengan para
pelakunya, dan bersegeralah-semoga
Allah menjagamu- menuju majelis yang
penuh dengan keutamaan, kebaikan
dan keberuntungan.
13) jika engkau duduk sendiri dalam
suatu majelis, atau bersama dengan
sebagian saudarimu, maka
senantiasalah untuk berdzikir
mengingat Allah ‘azza wajalla dalam
setiap keadaanmu sehingga engkau
kembali dalam keadaan mendapatkan
kebaikan dan mendapatkan pahala.
Allah ‘azza wajalla berfirman:
” الذين يذكرون
الله قياماً
وقعوداً وعلى
جنوبهم “. (آل عمران:
الآية 191 )
Artinya: “(yaitu) orang – orang yang
mengingat Allah sambil berdiri,atau
duduk,atau dalam keadaan
berbaring ” (QS..ali ‘imran :191)
14) jika engkau hendak berdiri keluar
dari majelis, maka ingatlah untuk selalu
mengucapkan:
” سبحانك الله
وبحمدك أشهد أن لا
إله إلا أنت،
أستغفرك وأتوب
إليك “.
“Maha suci Engkau ya Allah dan
bagimu segala pujian,aku bersaksi
bahwa tidak ada Ilah yang berhak untuk
disembah kecuali Engkau, aku
memohon ampun kepada-Mu, dan aku
bertaubat kepada-Mu “.
Sehingga diampuni bagimu segala
kesalahanmu di dalam majelis tersebut.
Sumber: http://www.darussalaf.or.id/
stories.php?id=1692 Dari kitab:
mausu ’ah al-mar’ah al-muslimah:
31-34 Alih bahasa : Ummu Aiman
dinukil dari http://
www.salafybpp.com/ Ditulis oleh: Haya
Bintu Mubarak Al-Buraik
15) Berhati-hatilah dari terlalu banyak
berceloteh dan terlalu banyak berbicara,
Allah Ta ’ala berfirman:
” لا خير في كثير من
نجواهم إلا من أمر
بصدقة أو معروف أو
إصلاح بين الناس
” (النساء: الآية 114 ).
Artinya: “Dan tidak ada kebaikan pada
kebanyakan bisikan-bisikan mereka,
kecuali bisikan-bisikan dari orang yang
menyuruh (manusia) memberi sedekah,
atau berbuat ma ’ruf, atau
mengadakan perdamaian diantara
manusia “. (An nisa:114)
Dan ketahuilah wahai
saudariku,semoga Allah ta’ala
merahmatimu dan menunjukimu
kepada jalan kebaikan, bahwa disana
ada yang senantiasa mengamati dan
mencatat perkataanmu.
“ عن اليمين وعن
الشمال قعيد. ما
يلفظ من قولٍ إلا
لديه رقيب عتيد ” (ق:
الآية 17-18 )
Artinya: “Seorang duduk disebelah
kanan,dan yang lain duduk disebelah
kiri.tiada satu ucapanpun yang
diucapkan melainkan ada didekatnya
malaikat pengawas yang selalu
hadir ” (Qaaf:17-18).
Maka jadikanlah ucapanmu itu menjadi
perkataan yang ringkas, jelas yang tidak
bertele-tele yang dengannya akan
memperpanjang pembicaraan.
1) Bacalah Al qur ’an karim dan
bersemangatlah untuk menjadikan itu
sebagai wirid keseharianmu, dan
senantiasalah berusaha untuk
menghafalkannya sesuai
kesanggupanmu agar engkau bisa
mendapatkan pahala yang besar dihari
kiamat nanti.
عن عبد الله بن
عمرو رضي الله
عنهما- عن النبي
صلى الله عليه
وسلم قال: ” يقال
لصاحب القرآن:
اقرأ وارتق ورتّل
كما كنت ترتّل في
الدنيا فإن منزلتك
عند آخر آية
تقرؤها رواه أبو
داود والترمذي
Dari abdullah bin ‘umar radiyallohu
‘anhu, dari Nabi Shallallahu Alaihi wa
aalihi wasallam, beliau bersabda:
“ dikatakan pada orang yang senang
membaca alqur’an: bacalah dengan
tartil sebagaimana engkau dulu
sewaktu di dunia membacanya dengan
tartil, karena sesungguhnya
kedudukanmu adalah pada akhir ayat
yang engkau baca. (HR.abu daud dan
attirmidzi)
2) Tidaklah terpuji jika engkau selalu
menyampaikan setiap apa yang engkau
dengarkan, karena kebiasaan ini akan
menjatuhkan dirimu kedalam
kedustaan.
عن أبي هريرة رضي
الله عنه أن النبي
صلى الله عليه
وسلم قال: ” كفى
بالمرء كذباً أن
يتحدّث بكل ما سمع
“
Dari Abu hurairah radiallahu
‘ anhu,sesungguhnya Nabi shallallahu
‘alaihi wasallam bersabda:
“Cukuplah seseorang itu dikatakan
sebagai pendusta ketika dia
menyampaikan setiap apa yang dia
dengarkan. ” (HR.Muslim dan Abu
Dawud)
3) jauhilah dari sikap menyombongkan
diri (berhias diri) dengan sesuatu yang
tidak ada pada dirimu, dengan tujuan
membanggakan diri dihadapan
manusia.
عن عائشة – رضي الله
عنها- أن امرأة
قالت: يا رسول
الله، أقول إن
زوجي أعطاني ما لم
؟يعطني قال رسول
الله صلى الله
عليه وسلم: ”
المتشبّع بما لم
يُعط كلابس ثوبي
زور “.
Dari aisyah radiyallohu ‘anha, ada
seorang wanita yang
mengatakan:wahai Rasulullah, aku
mengatakan bahwa suamiku
memberikan sesuatu kepadaku yang
sebenarnya tidak diberikannya.berkata
Rasulullah Shallallahu Alaihi wa aalihi
wasallam,: orang yang merasa memiliki
sesuatu yang ia tidak diberi, seperti
orang yang memakai dua pakaian
kedustaan. ” (muttafaq alaihi)
4) Sesungguhnya dzikrullah
memberikan pengaruh yang kuat
didalam kehidupan ruh seorang
muslim, kejiwaannya, jasmaninya dan
kehidupan masyarakatnya. maka
bersemangatlah wahai saudariku
muslimah untuk senantiasa berdzikir
kepada Allah ta ’ala, disetiap waktu
dan keadaanmu. Allah ta’ala memuji
hamba-hambanya yang mukhlis dalam
firman-Nya:
” الذين يذكرون
الله قياماً
وقعوداً وعلى
جنوبهم… ” (آل
عمران: الآية 191 ).
Artinya: “(yaitu) orang-orang yang
mengingat Allah sambil berdiri atau
duduk atau dalam keadaan
berbaring …” (Ali imran:191).
5) Jika engkau hendak berbicara,maka
jauhilah sifat merasa kagum dengan diri
sendiri, sok fasih dan terlalu
memaksakan diri dalam bertutur kata,
sebab ini merupakan sifat yang sangat
dibenci Rasulullah Shallallahu Alaihi wa
aalihi wasallam, dimana Beliau
bersabda:
” وإن أبغضكم إليّ
وأبعدكم مني
مجلساً يوم
القيامة
الثرثارون
والمتشدقون
المتفيهقونو “.
“sesungguhnya orang yang paling aku
benci diantara kalian dan yang paling
jauh majelisnya dariku pada hari
kiamat : orang yang berlebihan dalam
berbicara, sok fasih dengan ucapannya
dan merasa ta ’ajjub terhadap
ucapannya.” (HR.Tirmidzi,Ibnu Hibban
dan yang lainnya dari hadits Abu
Tsa ’labah Al-Khusyani radhiallahu
anhu)
6) Jauhilah dari terlalu banyak
tertawa,terlalu banyak berbicara dan
berceloteh.jadikanlah Rasulullah
Shallallahu Alaihi wa aalihi wasallam,
sebagai teladan bagimu, dimana beliau
lebih banyak diam dan banyak berfikir
beliau Shallallahu Alaihi wa aalihi
wasallam, menjauhkan diri dari terlalu
banyak tertawa dan menyibukkan diri
dengannya.bahkan jadikanlah setiap
apa yang engkau ucapkan itu adalah
perkataan yang mengandung kebaikan,
dan jika tidak, maka diam itu lebih
utama bagimu. Rasulullah Shallallahu
Alaihi wa aalihi wasallam, bersabda:
” من كان يؤمن
بالله واليوم
الآخر فليقل خيراً
أو ليصمت “.
” Barang siapa yang beriman kepada
Allah dan hari akhir,maka hendaknya
dia berkata dengan perkataan yang
baik,atau hendaknya dia diam. ”
(muttafaq alaihi dari hadits Abu
Hurairah radhiallahu anhu)
8 ) jangan kalian memotong
pembicaraan seseorang yang sedang
berbicara atau membantahnya, atau
meremehkan ucapannya. Bahkan jadilah
pendengar yang baik dan itu lebih
beradab bagimu, dan ketika harus
membantahnya, maka jadikanlah
bantahanmu dengan cara yang paling
baik sebagai syi ’ar kepribadianmu.
9) berhati-hatilah dari suka mengolok-
olok terhadap cara berbicara orang lain,
seperti orang yang terbata-bata dalam
berbicara atau seseorang yang kesulitan
berbicara . Alah Ta ’ala berfirman:
” يا أيها الذين
آمنوا لا يسخر قوم
من قوم عسى أن
يكونوا خيراً منهم
ولا نساء من نساء
عسى أن يكن خيراً
منهن ” (الحجرات:
الآية 11 ).
“Hai orang-orang yang beriman,
janganlah sekumpulan orang laki-laki
merendahkan kumpulan yang lain,
boleh jadi yang ditertawakan itu lebih
baik dari mereka. Dan jangan pula
sekumpulan perempuan merendahkan
kumpulan lainnya, boleh jadi yang
direndahkan itu lebih baik.” (QS.Al-
Hujurat:11)
10) jika engkau mendengarkan bacaan
Alqur ’an, maka berhentilah dari
berbicara, apapun yang engkau
bicarakan, karena itu merupakan adab
terhadap kalamullah dan juga sesuai
dengan perintah-Nya, didalam firman-
Nya:
: ” وإذا قرىء
القرآن فاستمعوا
له وأنصتوا لعلكم
ترحمون ” (الأعراف:
الآية 204 ).
Artinya: “dan apabila dibacakan
Alqur’an,maka dengarkanlah dengan
baik dan perhatikanlah dengan tenang
agar kalian diberi rahmat “. Qs.al
a’raf :204
11) bertakwalah kepada Allah wahai
saudariku muslimah,bersihkanlah
majelismu dari ghibah dan namimah
(adu domba) sebagaimana yang Allah
‘ azza wajalla perintahkan kepadamu
untuk menjauhinya. bersemangatlah
engkau untuk menjadikan didalam
majelismu itu adalah perkataan-
perkataan yang baik,dalam rangka
menasehati,dan petunjuk kepada
kebaikan. perkataan itu adalah sebuah
perkara yang besar, berapa banyak dari
perkataan seseorang yang dapat
menyebabkan kemarahan dari Allah
‘ azza wajalla dan menjatuhkan
pelakunya kedalam jurang neraka.
Didalam hadits Mu ’adz radhiallahu
anhu tatkala Beliau bertanya kepada
Nabi Shallallahu Alaihi wa aalihi
wasallam: apakah kami akan disiksa
dengan apa yang kami ucapkan? Maka
jawab Rasulullah Shallallahu alaihi
wasallam bersabda:
” ثكلتك أمك يا
معاذ. وهل يكبّ
الناس في النار
على وجوههم إلا
حصائدُ ألسنتهم
” ( رواه الترمذي ).
“engkau telah keliru wahai Mu’adz,
tidaklah manusia dilemparkan ke
Neraka diatas wajah-wajah mereka
melainkan disebabkan oleh ucapan-
ucapan mereka. ” (HR.Tirmidzi,An-
Nasaai dan Ibnu Majah)
12) berhati-hatilah -semoga Allah
menjagamu- dari menghadiri majelis
yang buruk dan berbaur dengan para
pelakunya, dan bersegeralah-semoga
Allah menjagamu- menuju majelis yang
penuh dengan keutamaan, kebaikan
dan keberuntungan.
13) jika engkau duduk sendiri dalam
suatu majelis, atau bersama dengan
sebagian saudarimu, maka
senantiasalah untuk berdzikir
mengingat Allah ‘azza wajalla dalam
setiap keadaanmu sehingga engkau
kembali dalam keadaan mendapatkan
kebaikan dan mendapatkan pahala.
Allah ‘azza wajalla berfirman:
” الذين يذكرون
الله قياماً
وقعوداً وعلى
جنوبهم “. (آل عمران:
الآية 191 )
Artinya: “(yaitu) orang – orang yang
mengingat Allah sambil berdiri,atau
duduk,atau dalam keadaan
berbaring ” (QS..ali ‘imran :191)
14) jika engkau hendak berdiri keluar
dari majelis, maka ingatlah untuk selalu
mengucapkan:
” سبحانك الله
وبحمدك أشهد أن لا
إله إلا أنت،
أستغفرك وأتوب
إليك “.
“Maha suci Engkau ya Allah dan
bagimu segala pujian,aku bersaksi
bahwa tidak ada Ilah yang berhak untuk
disembah kecuali Engkau, aku
memohon ampun kepada-Mu, dan aku
bertaubat kepada-Mu “.
Sehingga diampuni bagimu segala
kesalahanmu di dalam majelis tersebut.
Sumber: http://www.darussalaf.or.id/
stories.php?id=1692 Dari kitab:
mausu ’ah al-mar’ah al-muslimah:
31-34 Alih bahasa : Ummu Aiman
dinukil dari http://
www.salafybpp.com/ Ditulis oleh: Haya
Bintu Mubarak Al-Buraik
Senin, 20 Desember 2010
MAKHLUK TERINDAH
sejak dahulu wanita diciptakan sebagai mahluk
yang begitu mempesona
begitu sempurna
begitu menawan
begitu indah
Sahabatku,
tak ada yang menyangkal bahwa kita, wanita,
adalah sangat indah
cobalah kita menengok cermin
betapa sempurna Allah menciptakan kita
betapa indah alis yang berbaris di atas mata
kita
betapa lentiknya bulu mata yang menghiasi
mata kita
betapa indah mata kita
Subhanallah …..betapa indahnya wanita
Sahabatku,
sesungguhnya Allah memberikan kita dua
keindahan,
keindahan batin dan keindahan lahir
keindahan batin akan memancar melalui
kesucian diri, ilmu dan akal pikiran
keindahan batin inilah yang akan menghiasi
rupa lahir kita
keindahan batin inilah yang akan membuat kita
indah, mulia dan penuh kharisma
semakin tertanam sifat-sifat itu dalam ruh kita,
semakin indahlah kita
siapapun yang melihat kita, tentu akan merasa
kagum
kita akan lebih dicintai
Sahabatku,
keindahan batin adalah nikmat Allah yang
paling berharga ……
keindahan lahir juga merupakan nikmat Allah
keindahan lahir terletak pada tersembunyinya,
bukan pada terbukanya
dan,
jika kita mensyukurinya
jika kita bertakwa
jika kita menjaganya
maka, akan semakin menambah
keindahannya
Sahabatku,
wanita adalah sekolah terbaik bagi pendidikan
generasi Muslim
wanita adalah manusia terbaik yang
melahirkan generasi Islam
wanita adalah manusia terbaik yang menjadi
sumber makna pengorbanan
Maka,
lepaskanlah diri kita dari taklid buta terhadap
yang lain
bebaskanlah diri kita dari nafsu yang
menghimpit
bebaskanlah diri kita dari penghambaan selain
Allah
bebaskanlah diri kita dari ketundukan dan
kepasrahan selain Allah
bebaskanlah diri kita dari ketakutan kepada
selain Allah
Sahabatku,
itulah yang dinamakan wanita terindah
wanita tercantik nan jelita
Duhai saudariku ……..
tidakkah engkau ingin menjadi wanita
terindah......
yang begitu mempesona
begitu sempurna
begitu menawan
begitu indah
Sahabatku,
tak ada yang menyangkal bahwa kita, wanita,
adalah sangat indah
cobalah kita menengok cermin
betapa sempurna Allah menciptakan kita
betapa indah alis yang berbaris di atas mata
kita
betapa lentiknya bulu mata yang menghiasi
mata kita
betapa indah mata kita
Subhanallah …..betapa indahnya wanita
Sahabatku,
sesungguhnya Allah memberikan kita dua
keindahan,
keindahan batin dan keindahan lahir
keindahan batin akan memancar melalui
kesucian diri, ilmu dan akal pikiran
keindahan batin inilah yang akan menghiasi
rupa lahir kita
keindahan batin inilah yang akan membuat kita
indah, mulia dan penuh kharisma
semakin tertanam sifat-sifat itu dalam ruh kita,
semakin indahlah kita
siapapun yang melihat kita, tentu akan merasa
kagum
kita akan lebih dicintai
Sahabatku,
keindahan batin adalah nikmat Allah yang
paling berharga ……
keindahan lahir juga merupakan nikmat Allah
keindahan lahir terletak pada tersembunyinya,
bukan pada terbukanya
dan,
jika kita mensyukurinya
jika kita bertakwa
jika kita menjaganya
maka, akan semakin menambah
keindahannya
Sahabatku,
wanita adalah sekolah terbaik bagi pendidikan
generasi Muslim
wanita adalah manusia terbaik yang
melahirkan generasi Islam
wanita adalah manusia terbaik yang menjadi
sumber makna pengorbanan
Maka,
lepaskanlah diri kita dari taklid buta terhadap
yang lain
bebaskanlah diri kita dari nafsu yang
menghimpit
bebaskanlah diri kita dari penghambaan selain
Allah
bebaskanlah diri kita dari ketundukan dan
kepasrahan selain Allah
bebaskanlah diri kita dari ketakutan kepada
selain Allah
Sahabatku,
itulah yang dinamakan wanita terindah
wanita tercantik nan jelita
Duhai saudariku ……..
tidakkah engkau ingin menjadi wanita
terindah......
Sabtu, 18 Desember 2010
BEBERAPA SIFAT AKHWAT YANG TIDAK DISUKAI IKHWAN
Salah satu Pusat Kajian di Eropa telah
mengadakan survai seputar 20 sifat
perempuan yang paling tidak disukai laki-laki.
Survai ini diikuti oleh dua ribu (2000) peserta
laki-laki dari beragam umur, beragam
wawasan dan beragam tingkat pendidikan.
Dari gambaran survai ini, diharapkan menjadi
masukan dan pertimbangan sikap para istri
dan juga sikap para suami. Sekaligus
menjawab pertanyaan para istri selama ini,
perihal sebab mengapa para suami mereka lari
dari rumah.
Survai itu menguatkan bahwa ada 13 sifat atau
tipe perempuan yang tidak disukai laki-laki:
Pertama, perempuan yang kelaki-lakian,
“ mustarjalah”
Perempuan tipe ini menempati urutan pertama
dari sifat yang paling tidak disukai laki-laki.
Padahal banyak perempuan terpandang
berkeyakinan bahwa laki-laki mencintai
perempuan “yang memiliki sifat perkasa”.
Namun survai itu justru sebaliknya, bahwa
para peserta survai dari kalangan laki-laki
menguatkan bahwa perempuan seperti ini
telah hilang sifat kewanitannya secara fitrah.
Mereka menilai bahwa perangai itu tidak asli
milik perempuan. Seperti sifat penunjukan diri
lebih kuat secara fisik, sebagaimana mereka
menyaingi laki-laki dalam berbagai bidang
kerja, terutama bidang yang semestinya
hanya untuk laki-laki … Mereka bersuara lantang
menuntut haknya dalam dunia kepemimpinan
dan jabatan tinggi! Sebagian besar pemuda
yang ikut serta dalam survai ini mengaku tidak
suka berhubungan dengan tipe perempuan
seperti ini.
Kedua, perempuan yang tidak bisa menahan
lisannya “Tsartsarah”
Tipe perempuan ini menempati urutan kedua
dari sifat yang tidak disukai laki-laki, karena
perempuan yang banyak omong dan tidak
memberi kesempatan orang lain untuk
berbicara, menyampaikan pendapatnya,
umumnya lebih banyak memaksa dan egois.
Karena itu kehidupan rumah tangga terancam
tidak bisa bertahan lebih lama, bahkan berubah
menjadi “neraka”.
Ketiga, perempuan materialistis “Maaddiyah”
Adalah tipe perempuan yang orientasi
hidupnya hanya kebendaan dan materi. Segala
sesuatu dinilai dengan harga dan uang. Tidak
suka ada pengganti selain materi, meskipun ia
lebih kaya dari suaminya.
Keempat, perempuan pemalas “muhmalah”
Tipe perempuan ini menempati urutan
keempat dari sifat perempuan yang tidak
disukai laki-laki.
Kelima, perempuan bodoh “ghobiyyah”
Yaitu tipe perempuan yang tidak memiliki
pendapat, tidak punya ide dan hanya bersikap
pasif.
Keenam, perempuan pembohong “kadzibah”
Tipe perempuan yang tidak bisa dipercaya,
suka berbohong, tidak berkata sebenarnya,
baik menyangkut masalah serius, besar atau
masalah sepele dan remah. Tipe perempuan
ini sangat ditakuti laki-laki, karena tidak ada
yang bisa dipercaya lagi dari segala sisinya,
dan umumnya berkhianat terhadap suaminya.
Ketujuh, perempuan yang mengaku serba
hebat “mutabahiyah”
Tipe perempuan ini selalu menyangka dirinya
paling pintar, ia lebih hebat dibandingkan
dengan lainnya, dibandingkan suaminya,
anaknya, di tempat kerjanya, dan kedudukan
materi lainnya …
Kedelapan, perempuan sok jagoan, tidak mau
kalah dengan suaminya
Tipe perempuan yang selalu menunjukkan
kekuatan fisiknya setiap saat.
Kesembilan, perempuan yang iri dengan
perempuan lainnya.
Adalah tipe perempuan yang selalu
menjelekkan perempuan lain.
Kesepuluh, perempuan murahan
“ mubtadzilah”
Tipe perempuan pasaran yang mengumbar
omongannya, perilakunya, menggadaikan
kehormatan dan kepribadiannya di tengah-
tengah masyarakat.
Kesebelas, perempuan yang perasa “syadidah
hasasiyyah”
Tipe perempuan seperti ini banyak menangis
yang mengakibatkan laki-laki terpukul dan
terpengaruh semenjak awal. Suami menjadi
masyghul dengan sikap cengengnya.
Keduabelas, perempuan pencemburu yang
berlebihan “ghayyur gira zaidah”
Sehingga menyebabkan kehidupan suaminya
terperangkap dalam perselisihan,
persengketaan tak berkesudahan.
Ketigabelas, perempuan fanatis “mumillah”
Model perempuan yang tidak mau menerima
perubahan, nasehat dan masukan meskipun
itu benar dan ia membutuhkannya. Ia tidak
mau menerima perubahan dari suaminya atau
anak-anaknya, baik dalam urusan pribadi atau
urusan rumah tangganya secara umum.
Model seperti ini memiliki kemampuan untuk
nerimo dengan satu kata, satu cara, setiap
harinya selama tiga puluh tahun, tanpa ada
rasa jenuh!
Ketika Laki-Laki Memilih
Dari hasil survai di Eropa itu, dikomparasikan
dengan pendapat banyak kalangan dari para
pemuda, para suami seputar hasil survai itu,
maka bisa kita lihat pendapatnya sebagai
berikut:
Sebut saja namanya Muhammad Yunus (36)
tahun, menikah semenjak sebelas tahun, ia
berkomentar:
“ Saya sepakat dengan hasil survai itu.
Terutama sifat “banyak omong dan malas”.
Tidak ada sifat yang lebih jelek dari perilaku
mengumbar omongan, tidak bisa menahan
lisan, siang-malam dalam setiap perbincangan,
baik berbincangan serius atau canda,
menjadikan suaminya dalam kondisi sempit,
dan marah, apalagi suaminya telah
menjalankan pekerjaan berat di luar, di mana
ia membutuhkan ketenangan dan kejernihan
pikiran di rumah.
Saya baru mengetahui dari rekan saya yang
memiliki istri model ini, tidak bisa menahan
lisannya di setiap pembicaraan, setiap waktu
dan dengan semua orang. Suaminya telah
menasehatinya berulang kali, agar bisa
menahan omongan, namun ia tidak
menggubris nasehatnya sehingga berakhir
dengan perceraian.
Pada umumnya model istri yang banyak
omong, itu lebih pemalas di rumahnya.
Bagaimana ia menggunakan waktu yang
cukup untuk mengurus rumah tangga dan
anak-anaknya, sedangkan ia sibuk ngobrol
dengan para tetangga dan teman?!.
Jamil Abdul Hadi, sebut saja namanya begitu,
insinyur berumur 34 tahun, menikah
semenjak 9 tahun, ia berkomentar:
“ Tidak ada yang lebih buruk dari model
perempuan yang materialistis, selalu menuntut
setiap saat, meskipun suaminya menuruti
permintaannya, ia terus meminta dan
menuntut!!
Tipe perempuan ini, sayangnya tidak mudah
menerima perubahan menuju lebih baik, tidak
gampang menyesuaikan diri dalam kehidupan
apa adanya. Boleh jadi kondisi demikian
berangkat dari asuhan semenjak kecilnya.
Saya tidak diuji Allah dengan model
perempuan seperti ini, namun justru saya diuji
dengan istri perasa dan cengeng.
Dengan tertawa Mahmud as Sayyid menerima
hasil survai ini, ia berkomentar:
“ Demi Allah, sungguh menarik ada lembaga
atau Pusat Study yang menggelar survai
dengan pembahasan seputar ini. Survai ini
meskipun memiki cara pandang dan penilaian
yang berbeda-beda, namun terungkap bahwa
cara pandang itu satu sama lain tidak saling
bertentangan …”
Lain lagi dengan Mahmud, sebut saja begitu.
Belum menikah, mahasiswa di universitas. Ia
berujar tentang mimpinya, yaitu istri yang
akan mendampinginya, ia mengharap:
“ Pasti saya menginginkan tidak mendapatkan
istri yang memiliki tipe sebagaimana hasil
survai di atas. Tetapi mengingat tidak ada istri
yang “sempurna”, karena itu saya masih
mungkin menerima tipe perempuan di atas
kecuali tipe perempuan pembohong. Istri
pembohong akan lebih mudah mengkhianati,
tidak menghormati hubungan suami-istri,
tidak memelihara amanah, tidak bisa
dipercaya. Setiap orang pada umumnya tidak
menyenangi sifat bohong, baik laki-laki
maupun perempuan itu sendiri. Karena akan
berdampak negative pada anak-anaknya,
karena anak-anak akan meniru dirinya!!.
Ketika ia ditanya tentang tipe perempuan
“ kelaki-lakian”. Perempuan yang menyerupai
laki-laki dalam segala hal dan menyanginya
dalam segala hal. Ia berkomentar:
“ Tidak masalah berhubungan dengan istri tipe
seperti ini, selagi sifat “kelaki-lakian” tidak
mengalahkan dan mengibiri sifat aslinya. Selagi
ia masih mengemban kerja dan tugas yang
sesuai dengan tabiat perempuan, seperti nikah,
mengandung, menyusui dan lainnya. ”
“Perempuan “kuat” menurut saya akan
mengetahui bagaimana ia mengurus
kebutuhan dirinya, mengarahkan dan
mengatur keluarga dan anak-anaknya. Akan
tetapi segala sesuatu ada batasnya yang tidak
boleh diterjangnya. Sebagaimana seorang
perempuan tidak suka terhadap laki-laki yang
“banci”, seperti berbicara dan berperilaku
layaknya perempuan. Sebagaimana juga laki-
laki tidak suka terhadap perempuan yang
mengedepankan sifat kelaki-lakian … segala
sesuatu ada batas ma’kulnya. Jika melampaui
batas sewajarnya, yang terjadi adalah dampak
negatif.
Tidak ada seorang istri yang “sempurna”. Dan
memang ada berbedaan cara penilaian dan
cara pandang antara laki-laki satu dengan laki-
laki lain. Namun ada kaidah umum yang
disepakati oleh samua. Yaitu menolak sikap
bohong, penipu, sebagaimana yang
disebutkan sebelumnya. ”
Semoga tulisan ini menambah informasi dan
pengalaman buat para istri dan calon istri. Dan
tentunya bermanfaat bagi laki-laki, sehingga
para suami mampu bermu ’asyarah bilma’ruf
atau berhubungan dengan istri-istrinya dengan
cara makruf, sebagaimana yang digariskan
dalam Al qur ’an. Allah swt. berfirman:
“Dan bergaullah dengan mereka (istri-istrimu)
secara patut. Kemudian bila kamu tidak
menyukai mereka, (maka bersabarlah) karena
mungkin kamu tidak menyukai sesuatu,
padahal Allah menjadikan padanya kebaikan
yang banyak. ” Al Nisa’:19
Dan karena perempuan adalah “syaqaiqur rijal”
saudara kembar laki-laki, belahan hidup laku-
laki yang seharusnya saling mengisi dan
menyempurnakan, untuk membangun “baiti
jannati” sehingga keduanya mampu bersinergi
untuk mewujudkan cita-cita bersama dalam
pengembaraan kehidupan ini. Allahu a ’lam
mengadakan survai seputar 20 sifat
perempuan yang paling tidak disukai laki-laki.
Survai ini diikuti oleh dua ribu (2000) peserta
laki-laki dari beragam umur, beragam
wawasan dan beragam tingkat pendidikan.
Dari gambaran survai ini, diharapkan menjadi
masukan dan pertimbangan sikap para istri
dan juga sikap para suami. Sekaligus
menjawab pertanyaan para istri selama ini,
perihal sebab mengapa para suami mereka lari
dari rumah.
Survai itu menguatkan bahwa ada 13 sifat atau
tipe perempuan yang tidak disukai laki-laki:
Pertama, perempuan yang kelaki-lakian,
“ mustarjalah”
Perempuan tipe ini menempati urutan pertama
dari sifat yang paling tidak disukai laki-laki.
Padahal banyak perempuan terpandang
berkeyakinan bahwa laki-laki mencintai
perempuan “yang memiliki sifat perkasa”.
Namun survai itu justru sebaliknya, bahwa
para peserta survai dari kalangan laki-laki
menguatkan bahwa perempuan seperti ini
telah hilang sifat kewanitannya secara fitrah.
Mereka menilai bahwa perangai itu tidak asli
milik perempuan. Seperti sifat penunjukan diri
lebih kuat secara fisik, sebagaimana mereka
menyaingi laki-laki dalam berbagai bidang
kerja, terutama bidang yang semestinya
hanya untuk laki-laki … Mereka bersuara lantang
menuntut haknya dalam dunia kepemimpinan
dan jabatan tinggi! Sebagian besar pemuda
yang ikut serta dalam survai ini mengaku tidak
suka berhubungan dengan tipe perempuan
seperti ini.
Kedua, perempuan yang tidak bisa menahan
lisannya “Tsartsarah”
Tipe perempuan ini menempati urutan kedua
dari sifat yang tidak disukai laki-laki, karena
perempuan yang banyak omong dan tidak
memberi kesempatan orang lain untuk
berbicara, menyampaikan pendapatnya,
umumnya lebih banyak memaksa dan egois.
Karena itu kehidupan rumah tangga terancam
tidak bisa bertahan lebih lama, bahkan berubah
menjadi “neraka”.
Ketiga, perempuan materialistis “Maaddiyah”
Adalah tipe perempuan yang orientasi
hidupnya hanya kebendaan dan materi. Segala
sesuatu dinilai dengan harga dan uang. Tidak
suka ada pengganti selain materi, meskipun ia
lebih kaya dari suaminya.
Keempat, perempuan pemalas “muhmalah”
Tipe perempuan ini menempati urutan
keempat dari sifat perempuan yang tidak
disukai laki-laki.
Kelima, perempuan bodoh “ghobiyyah”
Yaitu tipe perempuan yang tidak memiliki
pendapat, tidak punya ide dan hanya bersikap
pasif.
Keenam, perempuan pembohong “kadzibah”
Tipe perempuan yang tidak bisa dipercaya,
suka berbohong, tidak berkata sebenarnya,
baik menyangkut masalah serius, besar atau
masalah sepele dan remah. Tipe perempuan
ini sangat ditakuti laki-laki, karena tidak ada
yang bisa dipercaya lagi dari segala sisinya,
dan umumnya berkhianat terhadap suaminya.
Ketujuh, perempuan yang mengaku serba
hebat “mutabahiyah”
Tipe perempuan ini selalu menyangka dirinya
paling pintar, ia lebih hebat dibandingkan
dengan lainnya, dibandingkan suaminya,
anaknya, di tempat kerjanya, dan kedudukan
materi lainnya …
Kedelapan, perempuan sok jagoan, tidak mau
kalah dengan suaminya
Tipe perempuan yang selalu menunjukkan
kekuatan fisiknya setiap saat.
Kesembilan, perempuan yang iri dengan
perempuan lainnya.
Adalah tipe perempuan yang selalu
menjelekkan perempuan lain.
Kesepuluh, perempuan murahan
“ mubtadzilah”
Tipe perempuan pasaran yang mengumbar
omongannya, perilakunya, menggadaikan
kehormatan dan kepribadiannya di tengah-
tengah masyarakat.
Kesebelas, perempuan yang perasa “syadidah
hasasiyyah”
Tipe perempuan seperti ini banyak menangis
yang mengakibatkan laki-laki terpukul dan
terpengaruh semenjak awal. Suami menjadi
masyghul dengan sikap cengengnya.
Keduabelas, perempuan pencemburu yang
berlebihan “ghayyur gira zaidah”
Sehingga menyebabkan kehidupan suaminya
terperangkap dalam perselisihan,
persengketaan tak berkesudahan.
Ketigabelas, perempuan fanatis “mumillah”
Model perempuan yang tidak mau menerima
perubahan, nasehat dan masukan meskipun
itu benar dan ia membutuhkannya. Ia tidak
mau menerima perubahan dari suaminya atau
anak-anaknya, baik dalam urusan pribadi atau
urusan rumah tangganya secara umum.
Model seperti ini memiliki kemampuan untuk
nerimo dengan satu kata, satu cara, setiap
harinya selama tiga puluh tahun, tanpa ada
rasa jenuh!
Ketika Laki-Laki Memilih
Dari hasil survai di Eropa itu, dikomparasikan
dengan pendapat banyak kalangan dari para
pemuda, para suami seputar hasil survai itu,
maka bisa kita lihat pendapatnya sebagai
berikut:
Sebut saja namanya Muhammad Yunus (36)
tahun, menikah semenjak sebelas tahun, ia
berkomentar:
“ Saya sepakat dengan hasil survai itu.
Terutama sifat “banyak omong dan malas”.
Tidak ada sifat yang lebih jelek dari perilaku
mengumbar omongan, tidak bisa menahan
lisan, siang-malam dalam setiap perbincangan,
baik berbincangan serius atau canda,
menjadikan suaminya dalam kondisi sempit,
dan marah, apalagi suaminya telah
menjalankan pekerjaan berat di luar, di mana
ia membutuhkan ketenangan dan kejernihan
pikiran di rumah.
Saya baru mengetahui dari rekan saya yang
memiliki istri model ini, tidak bisa menahan
lisannya di setiap pembicaraan, setiap waktu
dan dengan semua orang. Suaminya telah
menasehatinya berulang kali, agar bisa
menahan omongan, namun ia tidak
menggubris nasehatnya sehingga berakhir
dengan perceraian.
Pada umumnya model istri yang banyak
omong, itu lebih pemalas di rumahnya.
Bagaimana ia menggunakan waktu yang
cukup untuk mengurus rumah tangga dan
anak-anaknya, sedangkan ia sibuk ngobrol
dengan para tetangga dan teman?!.
Jamil Abdul Hadi, sebut saja namanya begitu,
insinyur berumur 34 tahun, menikah
semenjak 9 tahun, ia berkomentar:
“ Tidak ada yang lebih buruk dari model
perempuan yang materialistis, selalu menuntut
setiap saat, meskipun suaminya menuruti
permintaannya, ia terus meminta dan
menuntut!!
Tipe perempuan ini, sayangnya tidak mudah
menerima perubahan menuju lebih baik, tidak
gampang menyesuaikan diri dalam kehidupan
apa adanya. Boleh jadi kondisi demikian
berangkat dari asuhan semenjak kecilnya.
Saya tidak diuji Allah dengan model
perempuan seperti ini, namun justru saya diuji
dengan istri perasa dan cengeng.
Dengan tertawa Mahmud as Sayyid menerima
hasil survai ini, ia berkomentar:
“ Demi Allah, sungguh menarik ada lembaga
atau Pusat Study yang menggelar survai
dengan pembahasan seputar ini. Survai ini
meskipun memiki cara pandang dan penilaian
yang berbeda-beda, namun terungkap bahwa
cara pandang itu satu sama lain tidak saling
bertentangan …”
Lain lagi dengan Mahmud, sebut saja begitu.
Belum menikah, mahasiswa di universitas. Ia
berujar tentang mimpinya, yaitu istri yang
akan mendampinginya, ia mengharap:
“ Pasti saya menginginkan tidak mendapatkan
istri yang memiliki tipe sebagaimana hasil
survai di atas. Tetapi mengingat tidak ada istri
yang “sempurna”, karena itu saya masih
mungkin menerima tipe perempuan di atas
kecuali tipe perempuan pembohong. Istri
pembohong akan lebih mudah mengkhianati,
tidak menghormati hubungan suami-istri,
tidak memelihara amanah, tidak bisa
dipercaya. Setiap orang pada umumnya tidak
menyenangi sifat bohong, baik laki-laki
maupun perempuan itu sendiri. Karena akan
berdampak negative pada anak-anaknya,
karena anak-anak akan meniru dirinya!!.
Ketika ia ditanya tentang tipe perempuan
“ kelaki-lakian”. Perempuan yang menyerupai
laki-laki dalam segala hal dan menyanginya
dalam segala hal. Ia berkomentar:
“ Tidak masalah berhubungan dengan istri tipe
seperti ini, selagi sifat “kelaki-lakian” tidak
mengalahkan dan mengibiri sifat aslinya. Selagi
ia masih mengemban kerja dan tugas yang
sesuai dengan tabiat perempuan, seperti nikah,
mengandung, menyusui dan lainnya. ”
“Perempuan “kuat” menurut saya akan
mengetahui bagaimana ia mengurus
kebutuhan dirinya, mengarahkan dan
mengatur keluarga dan anak-anaknya. Akan
tetapi segala sesuatu ada batasnya yang tidak
boleh diterjangnya. Sebagaimana seorang
perempuan tidak suka terhadap laki-laki yang
“banci”, seperti berbicara dan berperilaku
layaknya perempuan. Sebagaimana juga laki-
laki tidak suka terhadap perempuan yang
mengedepankan sifat kelaki-lakian … segala
sesuatu ada batas ma’kulnya. Jika melampaui
batas sewajarnya, yang terjadi adalah dampak
negatif.
Tidak ada seorang istri yang “sempurna”. Dan
memang ada berbedaan cara penilaian dan
cara pandang antara laki-laki satu dengan laki-
laki lain. Namun ada kaidah umum yang
disepakati oleh samua. Yaitu menolak sikap
bohong, penipu, sebagaimana yang
disebutkan sebelumnya. ”
Semoga tulisan ini menambah informasi dan
pengalaman buat para istri dan calon istri. Dan
tentunya bermanfaat bagi laki-laki, sehingga
para suami mampu bermu ’asyarah bilma’ruf
atau berhubungan dengan istri-istrinya dengan
cara makruf, sebagaimana yang digariskan
dalam Al qur ’an. Allah swt. berfirman:
“Dan bergaullah dengan mereka (istri-istrimu)
secara patut. Kemudian bila kamu tidak
menyukai mereka, (maka bersabarlah) karena
mungkin kamu tidak menyukai sesuatu,
padahal Allah menjadikan padanya kebaikan
yang banyak. ” Al Nisa’:19
Dan karena perempuan adalah “syaqaiqur rijal”
saudara kembar laki-laki, belahan hidup laku-
laki yang seharusnya saling mengisi dan
menyempurnakan, untuk membangun “baiti
jannati” sehingga keduanya mampu bersinergi
untuk mewujudkan cita-cita bersama dalam
pengembaraan kehidupan ini. Allahu a ’lam
*** DUHAI WANITA ***
Wanita.....
Dahulu dirimu tiada nilainya,
Kau ditanam jika rupamu tidak rupawan,
Kau dibesarkan jika memiliki raut wajah
kecantikan
Sebagai pemuas nafsu dan barang dagangan
ketika kau dewasa kelak.....
Wanita.....
Diangkat martabatmu ke tahap tertinggi
Selepas Islam tersebar
Dipertahankan hakmu dan Islam membelamu
Dari terus dirosakkan oleh lelaki yang
bertuhankan nafsu
Wanita.....
Sebaik-baik wanita adalah wanita solehah
Kau dijamin memasuki syurga terlebih dahulu
sebelum suamimu,
Telah dijanjikan nikmat-nikmat yang baik
untukmu
Kerana kau menjaga kesucian dan harga
dirimu
Dan juga cintamu pada Tuhan-Mu
Wanita.....
Kau memiliki kelembutan
kelembutanmu mampu menggoncang dunia
Kelembutanmu mampu mencairkan dan
mendamaikan para lelaki
Seperti mana damainya Firaun tatkala
ditenangkan oleh Asiah
Ketika Musa ingin dibunuh olehnya(Firaun)
Wanita.....
Kau tahu dirimu begitu berharga
Kau tahu dirimu begitu bernilai
Kau juga tahu kesucianmu begitu berharga
TETAPI.....
Mengapa kau berikan mahkotamu bukan pada
suamimu
Mengapa kau rela menggadaikan maruahmu
kerana wang ringgit?
Adakah kau lupa?
Wanita adalah yang terbanyak sekali
menghuni Neraka Allah!
Adakah kau lupa?
Janji ALLAH itu pasti ...
Wanita.....
Mengapa kau berasa takut dan malu
Selepas nafsumu dipenuhi
Mengapa baru terbit sifat malumu
Ketika kau mendapati dirimu telah hamil
Hasil perbuatan kejimu
dan kemudiannya kau mengambil jalan pintas
Menggugurkan kandunganmu,
membunuh anakmu,
membuang bayi kecilmu yang tidak mengerti
apa-apa
walaupun zahirnya anak itu adalah hasil di luar
pernikahan
namun...
Ingatlah
Setiap anak yang lahir di dunia ini fitrahnya
adalah suci,
Ibarat kain putih yang bersih,
Ibu bapalah yang akan mencorak anak itu
Tetapi....
Hakikatnya,
Kau membuang zuriatmu,
Zuriatmu yang akan mendoakan
kesejahteraanmu
ketika kau hidup, dan ketika kau sudah tiada,
Kau membuang zuriatmu di tempat-tempat
yang merbahaya,
Menjadi santapan kepada haiwan-haiwan liar
yang sentiasa berkeliaran di mana-mana,
Wanita.....
Sedarlah.....
Sedarlah dari mimpi-mimpi yang tidak pasti,
Jangan kau biarkan dirimu disentuh oleh
kumbang-kumbang larangan
Yang hanya ingin menghirup madumu,
Dan meninggalkanmu selepas ia merasa puas
Wanita....
Ingatlah dirimu begitu berharga
Biarlah kau dikatakan sombong
Asalkan kau tahu mana baik dan buruknya
Demi menjaga maruah dirimu
Jangan sekali kau serahkan jiwa dan ragamu
kepada kekasihmu....
kerana belum tentu ia akan menjadi
suamimu....
Wanita....
Ingatlah sang lelaki amat bijak bermain kata-
kata
Mereka amat bijak dalam tipu daya
Mereka akan berusaha mencapai apa yang
mereka hajati
Sehingga mereka jemu dengan apa yang telah
mereka rasai
Wanita.....
Tidakkah kau sedar semua ini
Mengapa kau masih bergembira dengan
kekasihmu
Tidakkah kau sedar,
Dirimu sentiasa dalam pengawasan Tuhan-
Mu?
Wanita.....
Sedarlah
Jangan kau mengikut jejak Jahiliyah
Hargailah dirimu yang tinggi d sisi islam
Hargailah mahkotamu yang sangat berharga
Insaflah dengan perbuatan silammu
masih belum terlambat untuk segalanya
Kerana TuhanMu itu Maha Pengampun, Lagi
Maha Mengasihani'
Wanita....
Labuhkanlah cintamu kepada Tuhan-Mu
kerna Tuhan-Mu akan lebih mencintaimu
dan Dia akan memberi kepadamu cinta yang
sebenar.....
Wanita....
Hiasilah dirimu dan Jagalah peribadimu
Semoga dirimu berjaya menjadi wanita yang
solehah
dan disayangi oleh Tuhan-Mu
Dahulu dirimu tiada nilainya,
Kau ditanam jika rupamu tidak rupawan,
Kau dibesarkan jika memiliki raut wajah
kecantikan
Sebagai pemuas nafsu dan barang dagangan
ketika kau dewasa kelak.....
Wanita.....
Diangkat martabatmu ke tahap tertinggi
Selepas Islam tersebar
Dipertahankan hakmu dan Islam membelamu
Dari terus dirosakkan oleh lelaki yang
bertuhankan nafsu
Wanita.....
Sebaik-baik wanita adalah wanita solehah
Kau dijamin memasuki syurga terlebih dahulu
sebelum suamimu,
Telah dijanjikan nikmat-nikmat yang baik
untukmu
Kerana kau menjaga kesucian dan harga
dirimu
Dan juga cintamu pada Tuhan-Mu
Wanita.....
Kau memiliki kelembutan
kelembutanmu mampu menggoncang dunia
Kelembutanmu mampu mencairkan dan
mendamaikan para lelaki
Seperti mana damainya Firaun tatkala
ditenangkan oleh Asiah
Ketika Musa ingin dibunuh olehnya(Firaun)
Wanita.....
Kau tahu dirimu begitu berharga
Kau tahu dirimu begitu bernilai
Kau juga tahu kesucianmu begitu berharga
TETAPI.....
Mengapa kau berikan mahkotamu bukan pada
suamimu
Mengapa kau rela menggadaikan maruahmu
kerana wang ringgit?
Adakah kau lupa?
Wanita adalah yang terbanyak sekali
menghuni Neraka Allah!
Adakah kau lupa?
Janji ALLAH itu pasti ...
Wanita.....
Mengapa kau berasa takut dan malu
Selepas nafsumu dipenuhi
Mengapa baru terbit sifat malumu
Ketika kau mendapati dirimu telah hamil
Hasil perbuatan kejimu
dan kemudiannya kau mengambil jalan pintas
Menggugurkan kandunganmu,
membunuh anakmu,
membuang bayi kecilmu yang tidak mengerti
apa-apa
walaupun zahirnya anak itu adalah hasil di luar
pernikahan
namun...
Ingatlah
Setiap anak yang lahir di dunia ini fitrahnya
adalah suci,
Ibarat kain putih yang bersih,
Ibu bapalah yang akan mencorak anak itu
Tetapi....
Hakikatnya,
Kau membuang zuriatmu,
Zuriatmu yang akan mendoakan
kesejahteraanmu
ketika kau hidup, dan ketika kau sudah tiada,
Kau membuang zuriatmu di tempat-tempat
yang merbahaya,
Menjadi santapan kepada haiwan-haiwan liar
yang sentiasa berkeliaran di mana-mana,
Wanita.....
Sedarlah.....
Sedarlah dari mimpi-mimpi yang tidak pasti,
Jangan kau biarkan dirimu disentuh oleh
kumbang-kumbang larangan
Yang hanya ingin menghirup madumu,
Dan meninggalkanmu selepas ia merasa puas
Wanita....
Ingatlah dirimu begitu berharga
Biarlah kau dikatakan sombong
Asalkan kau tahu mana baik dan buruknya
Demi menjaga maruah dirimu
Jangan sekali kau serahkan jiwa dan ragamu
kepada kekasihmu....
kerana belum tentu ia akan menjadi
suamimu....
Wanita....
Ingatlah sang lelaki amat bijak bermain kata-
kata
Mereka amat bijak dalam tipu daya
Mereka akan berusaha mencapai apa yang
mereka hajati
Sehingga mereka jemu dengan apa yang telah
mereka rasai
Wanita.....
Tidakkah kau sedar semua ini
Mengapa kau masih bergembira dengan
kekasihmu
Tidakkah kau sedar,
Dirimu sentiasa dalam pengawasan Tuhan-
Mu?
Wanita.....
Sedarlah
Jangan kau mengikut jejak Jahiliyah
Hargailah dirimu yang tinggi d sisi islam
Hargailah mahkotamu yang sangat berharga
Insaflah dengan perbuatan silammu
masih belum terlambat untuk segalanya
Kerana TuhanMu itu Maha Pengampun, Lagi
Maha Mengasihani'
Wanita....
Labuhkanlah cintamu kepada Tuhan-Mu
kerna Tuhan-Mu akan lebih mencintaimu
dan Dia akan memberi kepadamu cinta yang
sebenar.....
Wanita....
Hiasilah dirimu dan Jagalah peribadimu
Semoga dirimu berjaya menjadi wanita yang
solehah
dan disayangi oleh Tuhan-Mu
CANTIKNYA SEORANG MUSLIMAH II
Mungkin pada sepasang matanya yang hening
yang selalu menjeling tajam atau yang kadang
kala malu-malu memberikan kerlingan manja.
Boleh jadi pada bibirnya yang tak jemu-jemu
menyerlahkan senyuman manis, atau yang
sekali-sekala memberikan kucupan mesra di dahi
umi juga, ayah, suami dan pipi munggil anak-
anak.
Atau mungkin juga pada hilai tawanya yang
gemersik dan suara manjanya yang boleh
melembut sekaligus melembutkan perasaan.
Sejuta perkataan belum cukup untuk
menceritakan kecantikan perempuan. Sejuta
malah berjuta-juta kali ganda perkataan pun
masih belum cukup untuk mendefinisikan tentang
keindahan perempuan.
Kitalah perempuan itu. Panjatkan kesyukuran
kehadrat Tuhan kerana menjadikan kita
perempuan dan memberikan keindahan-
keindahan itu.
Namun, betapa pun dijaga, dipelihara, dibelai dan
ditatap di hadapan cermin saban waktu, tiba
masanya segalanya akan pergi jua. Wajah akan
suram, mata akan kelam.
Satu sahaja yang tidak akan dimamah usia, sifat
keperempuanan yang dipupuk dengan iman dan
ibadah.
Anda ingin lebih cantik dan menarik?
# Jadikanlah Ghadhdul Bashar (menundukkan
pandangan) sebagai "hiasan mata" anda, nescaya
akan semakin bening dan jernih.
# Oleskan "lipstik kejujuran" pada bibir anda,
nescaya akan semakin manis.
# Gunakanlah "pemerah pipi" anda dengan
kosmetik yang terbuat dari rasa malu yang dibuat
dari salon Iman.
# Pakailah "sabun istighfar" yang menghilangkan
semua dosa dan kesalahan yang anda lakukan.
# Rawatlah rambut anda dengan "selendang
islami" yang akan menghilangkan kelemumur
pandangan lelaki.
# Hiasilah kedua tangan anda dengan gelang
tawadhu' dan jari-jari anda dengan cincin
ukhuwwah.
# Sebaik-baiknya kalung anda adalah kalung
"kesucian."
# Bedaklah wajah anda dengan "air wudhu."
Sumber: IluvIslam
yang selalu menjeling tajam atau yang kadang
kala malu-malu memberikan kerlingan manja.
Boleh jadi pada bibirnya yang tak jemu-jemu
menyerlahkan senyuman manis, atau yang
sekali-sekala memberikan kucupan mesra di dahi
umi juga, ayah, suami dan pipi munggil anak-
anak.
Atau mungkin juga pada hilai tawanya yang
gemersik dan suara manjanya yang boleh
melembut sekaligus melembutkan perasaan.
Sejuta perkataan belum cukup untuk
menceritakan kecantikan perempuan. Sejuta
malah berjuta-juta kali ganda perkataan pun
masih belum cukup untuk mendefinisikan tentang
keindahan perempuan.
Kitalah perempuan itu. Panjatkan kesyukuran
kehadrat Tuhan kerana menjadikan kita
perempuan dan memberikan keindahan-
keindahan itu.
Namun, betapa pun dijaga, dipelihara, dibelai dan
ditatap di hadapan cermin saban waktu, tiba
masanya segalanya akan pergi jua. Wajah akan
suram, mata akan kelam.
Satu sahaja yang tidak akan dimamah usia, sifat
keperempuanan yang dipupuk dengan iman dan
ibadah.
Anda ingin lebih cantik dan menarik?
# Jadikanlah Ghadhdul Bashar (menundukkan
pandangan) sebagai "hiasan mata" anda, nescaya
akan semakin bening dan jernih.
# Oleskan "lipstik kejujuran" pada bibir anda,
nescaya akan semakin manis.
# Gunakanlah "pemerah pipi" anda dengan
kosmetik yang terbuat dari rasa malu yang dibuat
dari salon Iman.
# Pakailah "sabun istighfar" yang menghilangkan
semua dosa dan kesalahan yang anda lakukan.
# Rawatlah rambut anda dengan "selendang
islami" yang akan menghilangkan kelemumur
pandangan lelaki.
# Hiasilah kedua tangan anda dengan gelang
tawadhu' dan jari-jari anda dengan cincin
ukhuwwah.
# Sebaik-baiknya kalung anda adalah kalung
"kesucian."
# Bedaklah wajah anda dengan "air wudhu."
Sumber: IluvIslam
CANTIKNYA SEORANG MUSLIMAH I
Wanita Islam Adalah Suci Dan Bermaruah,
Penuh Hormat Dan Rendah Diri. Oleh Itu
Wanita Islam Hendaklah Mempunyai Gaya
Tersendiri. Antara Tatatertib Dalam Islam
Yang Sebenar Yang Dituntut Terhadap
Wanita Islam Adalah Seperti Berikut:
1) Menunduk Pandangan: Sesungguhnya
Semulia- Mulia Perhiasan Wanita Ialah
Kesucian Dengan Menundukkan
Pandangannya
Seperti Firman Allah Yang Bermaksud:
Katalah Kepada Wanita Yang Beriman,
Hendaklah Menunduk Pandangannya. (Al-
Nur:31)
2) Jangan Bergaul Bebas Dengan Lelaki
Sehingga Anggota Mereka Bersentuh Atau
Lelaki Menyentuh Wanita Seperti Yang Biasa
Berlaku Kini Dalam Pawagan, Bilik Kuliah Di
Universiti, Audiorium, Dalam Bas Dan
Seumpamanya.
Sabda Rasulullah S.A.W Bermaksud: Adalah
Lebih Baik Bagi Salah Seorang Daripada
Kamu Diketuk Dengan Tukul Besi Yang
Tajam Di Kepala Daripada Menyentuh
Wanita Yang Haram Bagi Kamu
Menyentuhnya.
3) Pakaian yang Dipakai Oleh Wanita
Hendaklah Selaras Dengan Apa Yang Telah
Ditetapkan Oleh Hukum Syara ’. Sabda
Rasulullah S.A.W Bermaksud:
Antara Penghuni-penghuni Neraka Ialah
Wanita Yang Memakai Baju Tetapi Masih
Telanjang, Menggoda Dan Digodai. Mereka
Tidak Akan Masuk Syurga Malah Bau Syurga
Pun Tidak Akan Sampai Kepada Mereka.
4) Wanita Islam Berjalan Dan Bercakap
Dengan Penuh Hormat, Sopan Dan Tegas,
Mengelak Diri Daripada Menunjukkan
Wajahnya Seperti Seorang Penggoda.
Bergurau Senda Dan Telatah Menggoda
Adalah Perangai Wanita Yang Rosak
Moralnya. Sifat Ini Tidak Layak Dimiliki Oleh
Wanita Islam.
Firman Allah Taala: Janganlah Kamu
Berkata- Kata Dengan Lembut Manja
(Semasa Bercakap Denagn Lelaki Asing)
Kerana Demikian Boleh Menimbulkan
Keinginan Orang Yang Ada Penyakit Dalam
Hati (Menaruh Tujuan Buruk Pada Kamu)
………” (Al- Ahzab:32)
5) Wanita Islam Itu Tidak Menarik Perhatian
Lelaki Dengan Perhiasannya Tersorok,
Memakai Bau- Bauan, Menggoyang Atau
Memainkan Perhiasannya Atau Perbuatan
Seumpamanya. Firman Allah Bermaksud:
"Dan Janganlah Menghentak Kaki Mereka
Agar Diketahui Perhiasan Yang Mereka
Sembunyikan" (An-Nur:31)
Cantik, Jelita Dan Cerdiknya Wanita Islam
Apabila Ia Berada Di Luar Rumah Mereka
Berpakaian Menutup Aurat, Menjaga Batas
Pergaulan, Berpengetahuan, Berakhlak Mulia
Dan Seumpamanya. Sesungguhnya Perintah
Berpakaian Menutup Aurat Adalah Untuk
Menyedarkan Wanita Islam Bahawa Mereka
Adalah Wanita yang beriman.
Anda ingin lebih cantik dan menarik ???
* Jadikanlah Ghadhdul Bashar (menundukkan
pandangan) sebagai "hiasan mata" anda,
nescaya akan semakin bening dan jernih.
* Oleskan "lipstik kejujuran" pada bibir
anda, nescaya akan semakin manis.
* Gunakanlah "pemerah pipi" anda dengan
kosmetik yang terbuat dari rasa malu yang
dibuat dari salon Iman.
* Pakailah "sabun Istighfar" yang
menghilangkan semua dosa dan kesalahan
yang anda lakukan.
* Rawatlah rambut anda dengan "Selendang
Islami" yang akan menghilangkan
kelemumur pandangan lelaki yang
merbahayakan.
* Hiasilah kedua tangan anda dengan gelang
Tawadhu' dan jari-jari anda dengan cincin
Ukhuwwah.
* Sebaik-baiknya kalung anda adalah kalung
"kesucian".
* Bedakilah wajah anda dengan "air Wudhu"
nescaya akan bercahaya di akhirat.
Memang tiada siapa yg tidak mahu menjadi
cantik. Setiap orang juga pasti kelihatan
cantik jika mereka mempunyai kualiti '7M'.
* Musyarakah - yakin bahawa dirinya
memang mempunyai kecantikan tersendiri.
* Murakabah - menerima dengan insaf dan
syukur keadaan diri sendiri.
* Muhasabah - sentiasa melihat kekurangan
diri dan memperbetulkannya.
* Muakobah - sentiasa mendidik diri agar
berusaha menjadi wanita sempurna.
* Muqarrabah - sentiasa mendekatkan diri
dengan Allah SWT.
* Mujahadah - berusaha melawan segala
bentuk hawa nafsu yang cuba menguasai
diri.
* Muarabah - cuba menghakis segala
kejahatan yang ada dalam diri.
Penuh Hormat Dan Rendah Diri. Oleh Itu
Wanita Islam Hendaklah Mempunyai Gaya
Tersendiri. Antara Tatatertib Dalam Islam
Yang Sebenar Yang Dituntut Terhadap
Wanita Islam Adalah Seperti Berikut:
1) Menunduk Pandangan: Sesungguhnya
Semulia- Mulia Perhiasan Wanita Ialah
Kesucian Dengan Menundukkan
Pandangannya
Seperti Firman Allah Yang Bermaksud:
Katalah Kepada Wanita Yang Beriman,
Hendaklah Menunduk Pandangannya. (Al-
Nur:31)
2) Jangan Bergaul Bebas Dengan Lelaki
Sehingga Anggota Mereka Bersentuh Atau
Lelaki Menyentuh Wanita Seperti Yang Biasa
Berlaku Kini Dalam Pawagan, Bilik Kuliah Di
Universiti, Audiorium, Dalam Bas Dan
Seumpamanya.
Sabda Rasulullah S.A.W Bermaksud: Adalah
Lebih Baik Bagi Salah Seorang Daripada
Kamu Diketuk Dengan Tukul Besi Yang
Tajam Di Kepala Daripada Menyentuh
Wanita Yang Haram Bagi Kamu
Menyentuhnya.
3) Pakaian yang Dipakai Oleh Wanita
Hendaklah Selaras Dengan Apa Yang Telah
Ditetapkan Oleh Hukum Syara ’. Sabda
Rasulullah S.A.W Bermaksud:
Antara Penghuni-penghuni Neraka Ialah
Wanita Yang Memakai Baju Tetapi Masih
Telanjang, Menggoda Dan Digodai. Mereka
Tidak Akan Masuk Syurga Malah Bau Syurga
Pun Tidak Akan Sampai Kepada Mereka.
4) Wanita Islam Berjalan Dan Bercakap
Dengan Penuh Hormat, Sopan Dan Tegas,
Mengelak Diri Daripada Menunjukkan
Wajahnya Seperti Seorang Penggoda.
Bergurau Senda Dan Telatah Menggoda
Adalah Perangai Wanita Yang Rosak
Moralnya. Sifat Ini Tidak Layak Dimiliki Oleh
Wanita Islam.
Firman Allah Taala: Janganlah Kamu
Berkata- Kata Dengan Lembut Manja
(Semasa Bercakap Denagn Lelaki Asing)
Kerana Demikian Boleh Menimbulkan
Keinginan Orang Yang Ada Penyakit Dalam
Hati (Menaruh Tujuan Buruk Pada Kamu)
………” (Al- Ahzab:32)
5) Wanita Islam Itu Tidak Menarik Perhatian
Lelaki Dengan Perhiasannya Tersorok,
Memakai Bau- Bauan, Menggoyang Atau
Memainkan Perhiasannya Atau Perbuatan
Seumpamanya. Firman Allah Bermaksud:
"Dan Janganlah Menghentak Kaki Mereka
Agar Diketahui Perhiasan Yang Mereka
Sembunyikan" (An-Nur:31)
Cantik, Jelita Dan Cerdiknya Wanita Islam
Apabila Ia Berada Di Luar Rumah Mereka
Berpakaian Menutup Aurat, Menjaga Batas
Pergaulan, Berpengetahuan, Berakhlak Mulia
Dan Seumpamanya. Sesungguhnya Perintah
Berpakaian Menutup Aurat Adalah Untuk
Menyedarkan Wanita Islam Bahawa Mereka
Adalah Wanita yang beriman.
Anda ingin lebih cantik dan menarik ???
* Jadikanlah Ghadhdul Bashar (menundukkan
pandangan) sebagai "hiasan mata" anda,
nescaya akan semakin bening dan jernih.
* Oleskan "lipstik kejujuran" pada bibir
anda, nescaya akan semakin manis.
* Gunakanlah "pemerah pipi" anda dengan
kosmetik yang terbuat dari rasa malu yang
dibuat dari salon Iman.
* Pakailah "sabun Istighfar" yang
menghilangkan semua dosa dan kesalahan
yang anda lakukan.
* Rawatlah rambut anda dengan "Selendang
Islami" yang akan menghilangkan
kelemumur pandangan lelaki yang
merbahayakan.
* Hiasilah kedua tangan anda dengan gelang
Tawadhu' dan jari-jari anda dengan cincin
Ukhuwwah.
* Sebaik-baiknya kalung anda adalah kalung
"kesucian".
* Bedakilah wajah anda dengan "air Wudhu"
nescaya akan bercahaya di akhirat.
Memang tiada siapa yg tidak mahu menjadi
cantik. Setiap orang juga pasti kelihatan
cantik jika mereka mempunyai kualiti '7M'.
* Musyarakah - yakin bahawa dirinya
memang mempunyai kecantikan tersendiri.
* Murakabah - menerima dengan insaf dan
syukur keadaan diri sendiri.
* Muhasabah - sentiasa melihat kekurangan
diri dan memperbetulkannya.
* Muakobah - sentiasa mendidik diri agar
berusaha menjadi wanita sempurna.
* Muqarrabah - sentiasa mendekatkan diri
dengan Allah SWT.
* Mujahadah - berusaha melawan segala
bentuk hawa nafsu yang cuba menguasai
diri.
* Muarabah - cuba menghakis segala
kejahatan yang ada dalam diri.
Jumat, 17 Desember 2010
SUAMIMU ADALAH SURGA DAN NERAKA BAGIMU
Semoga setelah membacanya akan
mendapatkan HIKMAH, sehingga memahami
makna yang mendasar arti sebuah pernikahan
sehingga cita-cita membentuk keluarga yang
sakinah-mawaddah- warahmah dunia-akhirat
akan tercapai.
PERNIKAHAN adalah proses IJAB - QOBUL
antara ayah calon isteri atauwalinya kepada
calon suami dengan mas kawin yang telah
ditentukan dengan disaksiakan oleh para saksi.
Dalam Al-Quran perjanjian ijab – qobul
tersebut seperti perjanjian Allah ta’ala dengan
Rasul-Nya yang disebut MITSAQON
GHOLIZHO (Perjanjian yang berat) dan ‘arsy
Allah bergetar karenanya.
Setelah proses IJAB - QOBUL tersebut,
beralihlah tanggung jawab orang tua kepada
suami. Pemenuhan kebutuhan lahir-batin,
pembinaan dan perlindungan beralih kepada
suami.
Dengan kata lain ….Suami Anda adalah wakil
orang tua Anda.
Sehingga ketaatan Anda kepada suami (dalam
hal tidak bermaksiat kepada Allah) adalah
seperti ketaatan kepada orang tua Anda.
Dan kedurhakaan Anda kepada suami (dalam
hal tidak bermaksiat) adalah seperti
kedurhakaan kepada orang tua Anda.
Dan ridlo Allah sudah tergantung kepada ridlo
suami Anda.
Allah subhanahu wa ta'ala berfirman (artinya) :
" Kaum laki-laki itu adalah pemimpin bagi
kaum wanita, oleh karena Allah telah
melebihkan sebahagian mereka (laki-laki) atas
sebahagian yang lain (wanita), dan karena
mereka (laki-laki) telah menafkahkan sebagian
dari harta mereka. Sebab itu maka wanita
yang saleh, ialah yang ta`at kepada Allah lagi
memelihara diri ketika suaminya tidak ada,
oleh karena Allah telah memelihara (mereka).
Wanita-wanita yang kamu khawatirkan
nusyuznya, maka nasehatilah mereka dan
pisahkanlah mereka di tempat tidur mereka,
dan pukullah mereka. Kemudian jika mereka
menta`atimu, maka janganlah kamu mencari-
cari jalan untuk menyusahkannya.
Sesungguhnya Allah Maha Tinggi lagi Maha
Besar."
Hadits-hadits yang berkaitan dengan ini adalah
sebagai berikut :
1. Ibnu Jarir dan al-Baihaqi meriwayatkan ha-
dits dari Abu Hurairah yang menyatakan
bahwa Nabi Saw bersabda:
“ Sebaik-baik wanita adalah yang menawan
hati-mu bila engkau pandang, taat manakala
engkau perintah, dan menjaga hartamu serta
memelihara kehormatan diri-nya ketika engkau
tidak ada di rumah. ” Kemudian Rasulullah
Saw. membaca ayat tersebut di atas. (Qs. An
Nisaa ’ 4: 34).
2. Dari Abu Umamah ra, dari Nabi Saw beliau
ber-sabda: “Tidak ada yang paling bermanfaat
bagi se-orang (lelaki) Mukmin se-su-dah
bertaqwa kepada Allah daripada memiliki isteri
yang shalihah, yaitu jika ia di-perintah ia taat,
jika ia dipan-dang menye-nangkan hati, dan
jika ia digilir ia tetap ber-buat baik, dan jika ia
diting-galkan (suaminya) ia tetap menjaga
suaminya dalam hal dirinya dan harta
suaminya. ” (HR Ibnu Majah)
3. “ Siapapun wanita yang meninggal dan
suaminya ridho kepadanya , maka dia akan
masuk surga "
( Ibnu Majah , Ath Tirmidzy , HR. Muttafaqun
“ Alaihi )
4. Al-Hushain bin Mihshan rahimahullahu
menceritakan bahwa bibinya pernah datang ke
tempat Nabi Shallallahu ‘alaihi wa sallam karena
satu keperluan. Seselesainya dari keperluan
tersebut,
Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam bertanya
kepadanya: “Apakah engkau sudah bersuami?”
Bibi Al-Hushain menjawab: “Sudah.”
“Bagaimana (sikap) engkau terhadap
suamimu?” tanya Rasulullah lagi.
Ia menjawab: “Aku tidak pernah mengurangi
haknya kecuali dalam perkara yang aku tidak
mampu. ”
Rasulullah bersabda: “Lihatlah di mana
keberadaanmu dalam pergaulanmu dengan
suamimu, karena SUAMIMU ADALAH SURGA
DAN NERAKAMU. ”
(HR. Ahmad 4/341 dan selainnya, lihat Ash-
Shahihah no. 2612)
5. Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam
bersabda :
“ Seandainya aku boleh memerintahkan
seseorang untuk sujud kepada orang lain
niscaya aku perintahkan seorang istri untuk
sujud kepada suaminya."
"Dan tidaklah seorang istri dapat menunaikan
seluruh hak Allah Subhanahu wa Ta ’ala
terhadapnya hingga ia menunaikan seluruh
hak suaminya. Sampai-sampai jika suaminya
meminta dirinya (mengajaknya jima ’)
sementara ia sedang berada di atas pelana
(yang dipasang di atas unta) maka ia harus
memberikannya (tidak boleh menolak). ”
(HR. Ahmad 4/381. )
6. “Jika seorang suami memanggil istrinya ke
tempat tidurnya lalu si istri menolak untuk
datang maka para malaikat akan melaknatnya
sampai pagi. ” (HR. Al-Bukhari no. 5194 dan
Muslim no. 3524)
Dalam riwayat Muslim (no. 3525) disebutkan
dengan lafadz:
“ Demi Dzat yang jiwaku berada di tangan-Nya,
tidaklah seorang suami memanggil istrinya ke
tempat tidurnya lalu si istri menolak ajakan
suaminya melainkan yang di langit (penduduk
langit) murka pada istri tersebut sampai
suaminya ridha kepadanya. ”
7. Di dalam kisah gerhana matahari yang
mana Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam
dan para shahabatnya melakukan shalat
gerhana padanya dengan shalat yang panjang,
beliau melihat Surga dan neraka.
Ketika ...beliau melihat neraka beliau bersabda
kepada para shahabatnya:
“ … Dan aku melihat NERAKA maka tidak
pernah aku melihat pemandangan seperti ini
sama sekali, aku melihat kebanyakan
penduduknya adalah kaum WANITA. ”
Para shahabat pun bertanya: “Wahai
Rasulullah, Mengapa (demikian)?”
Beliau menjawab: “Karena kekufuran mereka.”
Kemudian mereka bertanya lagi: “Apakah
mereka kufur kepada Allah?”
Beliau menjawab: “Mereka kufur (durhaka)
terhadap suami-suami mereka, kufur (ingkar)
terhadap kebaikan-kebaikannya. Kalaulah
engkau berbuat baik kepada salah seorang di
antara mereka selama waktu yang panjang
kemudian dia melihat sesuatu pada dirimu
(yang tidak dia sukai) niscaya dia akan berkata:
‘Aku tidak pernah melihat sedikitpun kebaikan
pada dirimu.”
(HR. Bukhari dari Ibnu Abbas radliyallahu
‘ anhuma)
Semoga bisa mengambil HIKMAH-nya
Wallahu a'alam bi shawab
mendapatkan HIKMAH, sehingga memahami
makna yang mendasar arti sebuah pernikahan
sehingga cita-cita membentuk keluarga yang
sakinah-mawaddah- warahmah dunia-akhirat
akan tercapai.
PERNIKAHAN adalah proses IJAB - QOBUL
antara ayah calon isteri atauwalinya kepada
calon suami dengan mas kawin yang telah
ditentukan dengan disaksiakan oleh para saksi.
Dalam Al-Quran perjanjian ijab – qobul
tersebut seperti perjanjian Allah ta’ala dengan
Rasul-Nya yang disebut MITSAQON
GHOLIZHO (Perjanjian yang berat) dan ‘arsy
Allah bergetar karenanya.
Setelah proses IJAB - QOBUL tersebut,
beralihlah tanggung jawab orang tua kepada
suami. Pemenuhan kebutuhan lahir-batin,
pembinaan dan perlindungan beralih kepada
suami.
Dengan kata lain ….Suami Anda adalah wakil
orang tua Anda.
Sehingga ketaatan Anda kepada suami (dalam
hal tidak bermaksiat kepada Allah) adalah
seperti ketaatan kepada orang tua Anda.
Dan kedurhakaan Anda kepada suami (dalam
hal tidak bermaksiat) adalah seperti
kedurhakaan kepada orang tua Anda.
Dan ridlo Allah sudah tergantung kepada ridlo
suami Anda.
Allah subhanahu wa ta'ala berfirman (artinya) :
" Kaum laki-laki itu adalah pemimpin bagi
kaum wanita, oleh karena Allah telah
melebihkan sebahagian mereka (laki-laki) atas
sebahagian yang lain (wanita), dan karena
mereka (laki-laki) telah menafkahkan sebagian
dari harta mereka. Sebab itu maka wanita
yang saleh, ialah yang ta`at kepada Allah lagi
memelihara diri ketika suaminya tidak ada,
oleh karena Allah telah memelihara (mereka).
Wanita-wanita yang kamu khawatirkan
nusyuznya, maka nasehatilah mereka dan
pisahkanlah mereka di tempat tidur mereka,
dan pukullah mereka. Kemudian jika mereka
menta`atimu, maka janganlah kamu mencari-
cari jalan untuk menyusahkannya.
Sesungguhnya Allah Maha Tinggi lagi Maha
Besar."
Hadits-hadits yang berkaitan dengan ini adalah
sebagai berikut :
1. Ibnu Jarir dan al-Baihaqi meriwayatkan ha-
dits dari Abu Hurairah yang menyatakan
bahwa Nabi Saw bersabda:
“ Sebaik-baik wanita adalah yang menawan
hati-mu bila engkau pandang, taat manakala
engkau perintah, dan menjaga hartamu serta
memelihara kehormatan diri-nya ketika engkau
tidak ada di rumah. ” Kemudian Rasulullah
Saw. membaca ayat tersebut di atas. (Qs. An
Nisaa ’ 4: 34).
2. Dari Abu Umamah ra, dari Nabi Saw beliau
ber-sabda: “Tidak ada yang paling bermanfaat
bagi se-orang (lelaki) Mukmin se-su-dah
bertaqwa kepada Allah daripada memiliki isteri
yang shalihah, yaitu jika ia di-perintah ia taat,
jika ia dipan-dang menye-nangkan hati, dan
jika ia digilir ia tetap ber-buat baik, dan jika ia
diting-galkan (suaminya) ia tetap menjaga
suaminya dalam hal dirinya dan harta
suaminya. ” (HR Ibnu Majah)
3. “ Siapapun wanita yang meninggal dan
suaminya ridho kepadanya , maka dia akan
masuk surga "
( Ibnu Majah , Ath Tirmidzy , HR. Muttafaqun
“ Alaihi )
4. Al-Hushain bin Mihshan rahimahullahu
menceritakan bahwa bibinya pernah datang ke
tempat Nabi Shallallahu ‘alaihi wa sallam karena
satu keperluan. Seselesainya dari keperluan
tersebut,
Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam bertanya
kepadanya: “Apakah engkau sudah bersuami?”
Bibi Al-Hushain menjawab: “Sudah.”
“Bagaimana (sikap) engkau terhadap
suamimu?” tanya Rasulullah lagi.
Ia menjawab: “Aku tidak pernah mengurangi
haknya kecuali dalam perkara yang aku tidak
mampu. ”
Rasulullah bersabda: “Lihatlah di mana
keberadaanmu dalam pergaulanmu dengan
suamimu, karena SUAMIMU ADALAH SURGA
DAN NERAKAMU. ”
(HR. Ahmad 4/341 dan selainnya, lihat Ash-
Shahihah no. 2612)
5. Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam
bersabda :
“ Seandainya aku boleh memerintahkan
seseorang untuk sujud kepada orang lain
niscaya aku perintahkan seorang istri untuk
sujud kepada suaminya."
"Dan tidaklah seorang istri dapat menunaikan
seluruh hak Allah Subhanahu wa Ta ’ala
terhadapnya hingga ia menunaikan seluruh
hak suaminya. Sampai-sampai jika suaminya
meminta dirinya (mengajaknya jima ’)
sementara ia sedang berada di atas pelana
(yang dipasang di atas unta) maka ia harus
memberikannya (tidak boleh menolak). ”
(HR. Ahmad 4/381. )
6. “Jika seorang suami memanggil istrinya ke
tempat tidurnya lalu si istri menolak untuk
datang maka para malaikat akan melaknatnya
sampai pagi. ” (HR. Al-Bukhari no. 5194 dan
Muslim no. 3524)
Dalam riwayat Muslim (no. 3525) disebutkan
dengan lafadz:
“ Demi Dzat yang jiwaku berada di tangan-Nya,
tidaklah seorang suami memanggil istrinya ke
tempat tidurnya lalu si istri menolak ajakan
suaminya melainkan yang di langit (penduduk
langit) murka pada istri tersebut sampai
suaminya ridha kepadanya. ”
7. Di dalam kisah gerhana matahari yang
mana Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam
dan para shahabatnya melakukan shalat
gerhana padanya dengan shalat yang panjang,
beliau melihat Surga dan neraka.
Ketika ...beliau melihat neraka beliau bersabda
kepada para shahabatnya:
“ … Dan aku melihat NERAKA maka tidak
pernah aku melihat pemandangan seperti ini
sama sekali, aku melihat kebanyakan
penduduknya adalah kaum WANITA. ”
Para shahabat pun bertanya: “Wahai
Rasulullah, Mengapa (demikian)?”
Beliau menjawab: “Karena kekufuran mereka.”
Kemudian mereka bertanya lagi: “Apakah
mereka kufur kepada Allah?”
Beliau menjawab: “Mereka kufur (durhaka)
terhadap suami-suami mereka, kufur (ingkar)
terhadap kebaikan-kebaikannya. Kalaulah
engkau berbuat baik kepada salah seorang di
antara mereka selama waktu yang panjang
kemudian dia melihat sesuatu pada dirimu
(yang tidak dia sukai) niscaya dia akan berkata:
‘Aku tidak pernah melihat sedikitpun kebaikan
pada dirimu.”
(HR. Bukhari dari Ibnu Abbas radliyallahu
‘ anhuma)
Semoga bisa mengambil HIKMAH-nya
Wallahu a'alam bi shawab
RENUNGAN UNTUK KITA YAA UKHTY
Bacalah risalah ini dengan niat untuk
diamalkan dan sampaikan kepada mereka yang lain.
1. Doa wanita lebih maqbul daripada lelaki kerana
sifat penyayang yang lebih kuat daripada lelaki.
Ketika ditanya kepada Rasulallah s.a.w. akan hal
tersebut, jawab baginda: “Ibu lebih penyayang
daripada bapa dan doa orang yang penyayang tidak
akan sia-sia. ”
2. Wanita yang solehah (baik) itu lebih baik daripada
1,000 orang lelaki yang tidak soleh.
3. Seorang wanita solehah adalah lebih baik daripada
70 orang wali.
4. Seorang wanita solehah adalah lebih baik daripada
70 lelaki soleh.
5. Barang siapa yang menggembirakan anak
perempuannya, darjatnya seumpama orang yang
sentiasa menangis kerana takutkan Allah s.w.t. dan
orang yang takutkan Allah s.w.t. akan diharamkan
api neraka ke atas tubuhnya.
6. Barang siapa yang membawa hadiah (barang
makanan dari pasar ke rumah) lalu diberikan kepada
keluarganya, maka pahalanya seperti bersedakah.
Hendaklah mendahulukan anak perempuan daripada
anak lelaki. Maka barangsiapa yang menyukakan
anak perempuan seolah-olah dia memerdekakan
anak Nabi Ismail a.s.
7. Tidaklah seorang wanita yang haidh itu, kecuali
haidhnya merupakan kifarat (tebusan) untuk dosa-
dosanya yang telah lalu, dan apabila pada hari
pertama haidhnya membaca “Alhamdulillahi’alaa
Kulli Halin Wa Astaghfirullah Segala puji bagi Allah
dalam segala keadaan dan aku mohon ampun
kepada Allah dari segala dosa. ”; maka Allah
menetapkan dia bebas dari neraka dan dengan
mudah melalui shiratul mustaqim yang aman dari
seksa, bahkan AllahTa ’ala mengangkatnya ke atas
darjat, seperti darjatnya 40 orang mati syahid,
apabila dia selalu berzikir kepada Allah selama
haidhnya.
8. Wanita yang tinggal bersama anak-anaknya akan
tinggal bersama aku (Rasulullah s.a.w.) di dalam
syurga.
9. Barang siapa mempunyai tiga anak perempuan
atau tiga saudara perempuan atau dua anak
perempuan atau dua saudara perempuan, lalu dia
bersikap ehsan dalam pergaulan dengan mereka
dan mendidik mereka dengan penuh rasa taqwa
serta bertanggung jawab, maka baginya adala
syurga.
10. Daripada Aisyah r.ha. “Barang siapa yang diuji
dengan sesuatu daripada anak-anak perempuannya,
lalu dia berbuat baik kepada mereka, maka
merekaakan menjadi penghalang baginya daripada
api neraka. ”
11. Syurga itu di bawah telapak kaki ibu.
12. Apabila memanggil akan engkau dua orang
ibubapamu, maka jawablah panggilan ibumu
dahulu.
13. Wanita yang taat berkhidmat kepada suaminya
akan tertutup pintu-pintu neraka dan terbuka pintu-
pintu syurga. Masuklah dari mana-mana pintu yang
dia kehendaki dengan tidak dihisab.
14. Wanita yang taat akan suaminya, semua ikan-
ikan di laut, burung di udara, malaikat di langit,
matahari dan bulan, semuanya beristighfar baginya
selama mana dia taat kepada suaminya dan
meredhainya (serta menjaga sembahyang dan
puasanya).
15. Aisyah r.ha. berkata “Aku bertanya kepada
Rasulullah s.a.w. siapakah yang lebih besar haknya
terhadap wanita ?” Jawab baginda, “Suaminya”
“Siapa pula berhak terhadap lelaki ?” Jawab
Rasulullah s.a.w. “Ibunya”.
16. Seorang wanita yang apabila mengerjakan solat
lima waktu, berpuasa wajib sebulan (Ramadhan),
memelihara kehormatannya serta taat kepada
suaminya, maka pasti akan masuk syurga dari pintu
mana saja yang dia kehendaki.
17. Tiap perempuan yang menolong suaminya
dalam urusan agama, maka Allah s.w.t.
memasukkan dia ke dalam syurga lebih dahulu
daripada suaminya(10,000 tahun).
18. Apabila seseorang perempuan mengandung
janin dalam rahimnya, maka beristighfarlah para
malaikat untuknya. Allah s.w.t. mencatatkan baginya
setiap hari dengan 1,000 kebaikan dan
menghapuskan darinya 1,000 kejahatan.
19. Dua rakaat solat dari wanita yang hamil adalah
lebih baik daripada 80 rakaat solat wanita yang tidak
hamil.
20. Wanita yang hamil akan dapat pahala berpuasa
pada siang hari.
21. Wanita yang hamil akan dapat pahala beribadat
pada malam hari.
22. Apabila seseorang perempuan mulai sakit
hendak bersalin, maka Allah s.w.t. mencatatkan
baginya pahala orang yang berjihad pada jalan Allah
s.w.t.
23. Wanita yang bersalin akan mendapat pahala 70
tahun solat dan puasa dan setiap kesakitan pada satu
uratnya Allah mengurniakan satu pahala haji.
24. Apabila seseorang perempuan melahirkan anak,
keluarlah dia daripada dosa-dosa seperti keadaan
ibunya melahirkannya.
25. Sekiranya wanita mati dalam masa 40 hari
selepas bersalin, dia akan dikira sebagai mati syahid.
26. Wanita yang memberi minum susu kepada
anaknya daripada badannya (susu badan) akan
dapat satu pahala daripada tiap-tiap titik susu yang
diberikannya.
27. Jika wanita menyusui anaknya sampai cukup
tempoh (2 1/2 tahun), maka malaikat-malaikat di
langit akan khabarkan berita bahawa syurga wajib
baginya.
28. Jika wanita memberi susu badannya kepada
anaknya yang menangis, Allah akan memberi
pahala satu tahun solat dan puasa.
29. Wanita yang habiskan malamnya dengan tidur
yang tidak selesa kerana menjaga anaknya yang
sakit akan mendapat pahala seperti membebaskan
20 orang hamba.
30. Wanita yang tidak cukup tidur pada malam hari
kerana menjaga anak yang sakit akan diampunkan
oleh Allah akan seluruh dosanya dan bila dia
hiburkan hati anaknya Allah memberi 12 tahun
pahala ibadat.
31. Apabila seorang wanita mencucikan pakaian
suaminya, maka Allah mencatatkan baginya seribu
kebaikan, dan mengampuni dua ribu
kesalahannya,bahkan segala sesuatu yang disinari
sang suria akan meminta keampunan baginya, dan
Allah mengangkatkannya seribu darjat untuknya.
32. Seorang wanita yang solehah lebih baik daripada
seribu orang lelaki yang tidak soleh, dan seorang
wanita yang melayani suaminya selama seminggu,
maka ditutupkan baginya tujuh pintu neraka dan
dibukakan baginya lapan pintu syurga, yang dia
dapat masuk dari pintu mana saja tanpa dihisab.
33. Mana-mana wanita yang menunggu suaminya
hingga pulanglah ia, disapukan mukanya,
dihamparkan duduknya atau menyediakan makan
minumnya atau merenung ia pada suaminya atau
memegang tangannya, memperelokkan hidangan
padanya,memelihara anaknya atau memanfaatkan
hartanya pada suaminya kerana mencari keredhaan
Allah, maka disunatkan baginya akan tiap-tiap
kalimah ucapannya,tiap-tiap langkahnya dan setiap
renungannya pada suaminya sebagaimana
memerdekakan seorang hamba. Pada hari Qiamat
kelak, Allah kurniakan Nur hingga tercengang wanita
mukmin semuanya atas kurniaan rahmat itu. Tiada
seorang pun yang sampai ke mertabat itu melainkan
Nabi-nabi.
34. Tidakkan putus ganjaran dari Allah kepada
seorang isteri yang siang dan malamnya
menggembirakan suaminya.
35. Wanita yang melihat suaminya dengan kasih
sayang dan suaminya melihat isterinya dengan
kasih sayang akan di pandang Allah dengan penuh
rahmat.
36. Jika wanita melayan suami tanpa khianat akan
mendapat pahala 12 tahun solat.
37. Wanita yang melayan dengan baik suami yang
pulang ke rumah di dalam keadaan letih akan
medapat pahala jihad.
38. Jika wanita memicit suami tanpa disuruh akan
mendapat pahala 7 tola emas dan jika wanita
memicit suami bila disuruh akan mendapat pahala
tola perak.
39. Dari Hazrat Muaz : Mana-mana wanita yang
berdiri atas dua kakinya membakar roti untuk
suaminya hingga muka dan tangannya kepanasan
oleh api,maka diharamkan muka dan tangannya dari
bakaran api neraka.
40. Thabit Al Banani berkata: Seorang wanita dari
Bani Israel yang buta sebelah matanya sangat baik
khidmatnya kepada suaminya. Apabila ia
menghidangkan makanan dihadapan suaminya,
dipegangnya pelita sehingga suaminya selesai
makan. Pada suatu malam pelitanya kehabisan
sumbu, maka diambilnya rambutnya dijadikan
sumbu pelita. Pada keesokkannya matanya yang
buta telah celik. Allah kurniakan keramat (kemuliaan
pada perempuan itu kerana memuliakan dan
menghormati suaminya).
41. Pada suatu ketika di Madinah, Rasulullah s.a.w.
keluar mengiringi jenazah. Baginda dapati beberapa
orang wanita dalam majlis itu. Baginda lalu
bertanya, “Adakah kamu menyembahyangkan
mayat ?” Jawab mereka,”Tidak” Sabda Baginda,
“Seeloknya kamu sekelian tidak perlu ziarah dan
tidak ada pahala bagi kamu. Tetapi tinggallah di
rumah dan berkhidmatlah kepada suami nescaya
pahalanya sama dengan ibadat-ibadat orang lelaki.
42. Wanita yang memerah susu binatang dengan
‘ Bismillah’ akan didoakan oleh binatang itu dengan
doa keberkatan.
43. Wanita yang menguli tepung gandum dengan
‘ Bismillah’, Allah akan berkatkan rezekinya.
44. Wanita yang menyapu lantai dengan berzikir
akan mendapat pahala seperti meyapu lantai di
Baitullah.
45. “Wahai Fatimah, untuk setiap wanita yang
mengeluarkan peluh ketika membuat roti, Allah akan
mebinakan 7 parit diantara dirinya dengan api
neraka, jarak diantara parit itu ialah sejauh langit dan
bumi. ”
46. “Wahai Fatimah, bagi setiap wanita yang
memintal benang, Allah akan mencatatkan untuknya
perbuatan baik sebanyak utus benang yang dibuat
dan memadamkan seratus perbuatan jahat. ”
47. “Wahai Fatimah, untuk setiap wanita yang
menganyam akan benang dibuatnya, Allah telah
menentukan satu tempat khas untuknya di atas
takhta di hari akhirat. ”
diamalkan dan sampaikan kepada mereka yang lain.
1. Doa wanita lebih maqbul daripada lelaki kerana
sifat penyayang yang lebih kuat daripada lelaki.
Ketika ditanya kepada Rasulallah s.a.w. akan hal
tersebut, jawab baginda: “Ibu lebih penyayang
daripada bapa dan doa orang yang penyayang tidak
akan sia-sia. ”
2. Wanita yang solehah (baik) itu lebih baik daripada
1,000 orang lelaki yang tidak soleh.
3. Seorang wanita solehah adalah lebih baik daripada
70 orang wali.
4. Seorang wanita solehah adalah lebih baik daripada
70 lelaki soleh.
5. Barang siapa yang menggembirakan anak
perempuannya, darjatnya seumpama orang yang
sentiasa menangis kerana takutkan Allah s.w.t. dan
orang yang takutkan Allah s.w.t. akan diharamkan
api neraka ke atas tubuhnya.
6. Barang siapa yang membawa hadiah (barang
makanan dari pasar ke rumah) lalu diberikan kepada
keluarganya, maka pahalanya seperti bersedakah.
Hendaklah mendahulukan anak perempuan daripada
anak lelaki. Maka barangsiapa yang menyukakan
anak perempuan seolah-olah dia memerdekakan
anak Nabi Ismail a.s.
7. Tidaklah seorang wanita yang haidh itu, kecuali
haidhnya merupakan kifarat (tebusan) untuk dosa-
dosanya yang telah lalu, dan apabila pada hari
pertama haidhnya membaca “Alhamdulillahi’alaa
Kulli Halin Wa Astaghfirullah Segala puji bagi Allah
dalam segala keadaan dan aku mohon ampun
kepada Allah dari segala dosa. ”; maka Allah
menetapkan dia bebas dari neraka dan dengan
mudah melalui shiratul mustaqim yang aman dari
seksa, bahkan AllahTa ’ala mengangkatnya ke atas
darjat, seperti darjatnya 40 orang mati syahid,
apabila dia selalu berzikir kepada Allah selama
haidhnya.
8. Wanita yang tinggal bersama anak-anaknya akan
tinggal bersama aku (Rasulullah s.a.w.) di dalam
syurga.
9. Barang siapa mempunyai tiga anak perempuan
atau tiga saudara perempuan atau dua anak
perempuan atau dua saudara perempuan, lalu dia
bersikap ehsan dalam pergaulan dengan mereka
dan mendidik mereka dengan penuh rasa taqwa
serta bertanggung jawab, maka baginya adala
syurga.
10. Daripada Aisyah r.ha. “Barang siapa yang diuji
dengan sesuatu daripada anak-anak perempuannya,
lalu dia berbuat baik kepada mereka, maka
merekaakan menjadi penghalang baginya daripada
api neraka. ”
11. Syurga itu di bawah telapak kaki ibu.
12. Apabila memanggil akan engkau dua orang
ibubapamu, maka jawablah panggilan ibumu
dahulu.
13. Wanita yang taat berkhidmat kepada suaminya
akan tertutup pintu-pintu neraka dan terbuka pintu-
pintu syurga. Masuklah dari mana-mana pintu yang
dia kehendaki dengan tidak dihisab.
14. Wanita yang taat akan suaminya, semua ikan-
ikan di laut, burung di udara, malaikat di langit,
matahari dan bulan, semuanya beristighfar baginya
selama mana dia taat kepada suaminya dan
meredhainya (serta menjaga sembahyang dan
puasanya).
15. Aisyah r.ha. berkata “Aku bertanya kepada
Rasulullah s.a.w. siapakah yang lebih besar haknya
terhadap wanita ?” Jawab baginda, “Suaminya”
“Siapa pula berhak terhadap lelaki ?” Jawab
Rasulullah s.a.w. “Ibunya”.
16. Seorang wanita yang apabila mengerjakan solat
lima waktu, berpuasa wajib sebulan (Ramadhan),
memelihara kehormatannya serta taat kepada
suaminya, maka pasti akan masuk syurga dari pintu
mana saja yang dia kehendaki.
17. Tiap perempuan yang menolong suaminya
dalam urusan agama, maka Allah s.w.t.
memasukkan dia ke dalam syurga lebih dahulu
daripada suaminya(10,000 tahun).
18. Apabila seseorang perempuan mengandung
janin dalam rahimnya, maka beristighfarlah para
malaikat untuknya. Allah s.w.t. mencatatkan baginya
setiap hari dengan 1,000 kebaikan dan
menghapuskan darinya 1,000 kejahatan.
19. Dua rakaat solat dari wanita yang hamil adalah
lebih baik daripada 80 rakaat solat wanita yang tidak
hamil.
20. Wanita yang hamil akan dapat pahala berpuasa
pada siang hari.
21. Wanita yang hamil akan dapat pahala beribadat
pada malam hari.
22. Apabila seseorang perempuan mulai sakit
hendak bersalin, maka Allah s.w.t. mencatatkan
baginya pahala orang yang berjihad pada jalan Allah
s.w.t.
23. Wanita yang bersalin akan mendapat pahala 70
tahun solat dan puasa dan setiap kesakitan pada satu
uratnya Allah mengurniakan satu pahala haji.
24. Apabila seseorang perempuan melahirkan anak,
keluarlah dia daripada dosa-dosa seperti keadaan
ibunya melahirkannya.
25. Sekiranya wanita mati dalam masa 40 hari
selepas bersalin, dia akan dikira sebagai mati syahid.
26. Wanita yang memberi minum susu kepada
anaknya daripada badannya (susu badan) akan
dapat satu pahala daripada tiap-tiap titik susu yang
diberikannya.
27. Jika wanita menyusui anaknya sampai cukup
tempoh (2 1/2 tahun), maka malaikat-malaikat di
langit akan khabarkan berita bahawa syurga wajib
baginya.
28. Jika wanita memberi susu badannya kepada
anaknya yang menangis, Allah akan memberi
pahala satu tahun solat dan puasa.
29. Wanita yang habiskan malamnya dengan tidur
yang tidak selesa kerana menjaga anaknya yang
sakit akan mendapat pahala seperti membebaskan
20 orang hamba.
30. Wanita yang tidak cukup tidur pada malam hari
kerana menjaga anak yang sakit akan diampunkan
oleh Allah akan seluruh dosanya dan bila dia
hiburkan hati anaknya Allah memberi 12 tahun
pahala ibadat.
31. Apabila seorang wanita mencucikan pakaian
suaminya, maka Allah mencatatkan baginya seribu
kebaikan, dan mengampuni dua ribu
kesalahannya,bahkan segala sesuatu yang disinari
sang suria akan meminta keampunan baginya, dan
Allah mengangkatkannya seribu darjat untuknya.
32. Seorang wanita yang solehah lebih baik daripada
seribu orang lelaki yang tidak soleh, dan seorang
wanita yang melayani suaminya selama seminggu,
maka ditutupkan baginya tujuh pintu neraka dan
dibukakan baginya lapan pintu syurga, yang dia
dapat masuk dari pintu mana saja tanpa dihisab.
33. Mana-mana wanita yang menunggu suaminya
hingga pulanglah ia, disapukan mukanya,
dihamparkan duduknya atau menyediakan makan
minumnya atau merenung ia pada suaminya atau
memegang tangannya, memperelokkan hidangan
padanya,memelihara anaknya atau memanfaatkan
hartanya pada suaminya kerana mencari keredhaan
Allah, maka disunatkan baginya akan tiap-tiap
kalimah ucapannya,tiap-tiap langkahnya dan setiap
renungannya pada suaminya sebagaimana
memerdekakan seorang hamba. Pada hari Qiamat
kelak, Allah kurniakan Nur hingga tercengang wanita
mukmin semuanya atas kurniaan rahmat itu. Tiada
seorang pun yang sampai ke mertabat itu melainkan
Nabi-nabi.
34. Tidakkan putus ganjaran dari Allah kepada
seorang isteri yang siang dan malamnya
menggembirakan suaminya.
35. Wanita yang melihat suaminya dengan kasih
sayang dan suaminya melihat isterinya dengan
kasih sayang akan di pandang Allah dengan penuh
rahmat.
36. Jika wanita melayan suami tanpa khianat akan
mendapat pahala 12 tahun solat.
37. Wanita yang melayan dengan baik suami yang
pulang ke rumah di dalam keadaan letih akan
medapat pahala jihad.
38. Jika wanita memicit suami tanpa disuruh akan
mendapat pahala 7 tola emas dan jika wanita
memicit suami bila disuruh akan mendapat pahala
tola perak.
39. Dari Hazrat Muaz : Mana-mana wanita yang
berdiri atas dua kakinya membakar roti untuk
suaminya hingga muka dan tangannya kepanasan
oleh api,maka diharamkan muka dan tangannya dari
bakaran api neraka.
40. Thabit Al Banani berkata: Seorang wanita dari
Bani Israel yang buta sebelah matanya sangat baik
khidmatnya kepada suaminya. Apabila ia
menghidangkan makanan dihadapan suaminya,
dipegangnya pelita sehingga suaminya selesai
makan. Pada suatu malam pelitanya kehabisan
sumbu, maka diambilnya rambutnya dijadikan
sumbu pelita. Pada keesokkannya matanya yang
buta telah celik. Allah kurniakan keramat (kemuliaan
pada perempuan itu kerana memuliakan dan
menghormati suaminya).
41. Pada suatu ketika di Madinah, Rasulullah s.a.w.
keluar mengiringi jenazah. Baginda dapati beberapa
orang wanita dalam majlis itu. Baginda lalu
bertanya, “Adakah kamu menyembahyangkan
mayat ?” Jawab mereka,”Tidak” Sabda Baginda,
“Seeloknya kamu sekelian tidak perlu ziarah dan
tidak ada pahala bagi kamu. Tetapi tinggallah di
rumah dan berkhidmatlah kepada suami nescaya
pahalanya sama dengan ibadat-ibadat orang lelaki.
42. Wanita yang memerah susu binatang dengan
‘ Bismillah’ akan didoakan oleh binatang itu dengan
doa keberkatan.
43. Wanita yang menguli tepung gandum dengan
‘ Bismillah’, Allah akan berkatkan rezekinya.
44. Wanita yang menyapu lantai dengan berzikir
akan mendapat pahala seperti meyapu lantai di
Baitullah.
45. “Wahai Fatimah, untuk setiap wanita yang
mengeluarkan peluh ketika membuat roti, Allah akan
mebinakan 7 parit diantara dirinya dengan api
neraka, jarak diantara parit itu ialah sejauh langit dan
bumi. ”
46. “Wahai Fatimah, bagi setiap wanita yang
memintal benang, Allah akan mencatatkan untuknya
perbuatan baik sebanyak utus benang yang dibuat
dan memadamkan seratus perbuatan jahat. ”
47. “Wahai Fatimah, untuk setiap wanita yang
menganyam akan benang dibuatnya, Allah telah
menentukan satu tempat khas untuknya di atas
takhta di hari akhirat. ”
Kamis, 16 Desember 2010
BEBERAPA CIRI MUSLIMAH SEJATI
Salimul Aqidah, Bersih Akidahnya dari sesuatu
hal yang mendekatkan dan menjerumuskan
dirinya dari lubang syirik.
Shahihul Ibadah, Benar Ibadahnya menurut
AlQur ’an dan Assunnah serta terjauh dari
segala Bid’ah yang dapat menyesatkannya.
Matinul Khuluq, Mulia Akhlaknya sehingga
dapat menunjukkan sebuah kepribadian yang
menawan dan dapat meyakinkan kepada
semua orang bahwa Islam adalah rahmat bagi
seluruh alam (Rahmatan Lil Alamin).
Qowiyul Jismi, Kuat Fisiknya sehingga dapat
mengatur segala kepentingan bagi jasmaninya
yang merupakan amanah/titipan dari Alloh
SWT.
Mutsaqoful Fikri, Luas wawasan berfikirnya
sehingga dia mampu menangkap berbagai
informasi serta perkembangan yang terjadi
disekitarnya.
Qodirun ‘alal Kasbi, Mampu berusaha sehingga
menjadikannya seorang yang berjiwa mandiri
dan tidak mau bergantung kepada orang lain
dalam memenuhi segala kebutuhan hidupnya.
Mujahidun linafsihi, Bersungguh sungguh
dalam jiwanya sehingga menjadikannya
seseorang yang dapat memaksimalkan setiap
kesempatan ataupun kejadian sehingga
berdampak baik pada dirinya ataupun orang
lain.
Haritsun ‘ala waqtihi, Efisien dalam
memanfaatkan waktunya sehingga
menjadikannya sebagai seorang yang pantang
menyiakan waktu untuk melakukan kebaikan,
walau sedetikpun. karena waktu yang kita
gunakan selama hidup ini akan
dipertanggungjawabkan dihadapan Alloh
SWT.
Munazhom Fii Su’unihi, Tertata dalam
urusannya sehingga menjadikan
kehidupannya teratur dalam segala hal yang
menjadi tanggung jawab dan amanahnya.
Dapat menyelesaikan semua masalahnya
dengan baik dengan cara yang baik.
Naafi ’un Li Ghairihi, Bermanfaat bagi orang lain,
sehingga menjadikannya seseorang yang
bermanfaat dan dibutuhkan. Keberadaannya
akan menjadi sebuah kebahagiaan bagi orang
lain dan Ketiadaannya akan menjadikan
kerinduan pada orang lain
hal yang mendekatkan dan menjerumuskan
dirinya dari lubang syirik.
Shahihul Ibadah, Benar Ibadahnya menurut
AlQur ’an dan Assunnah serta terjauh dari
segala Bid’ah yang dapat menyesatkannya.
Matinul Khuluq, Mulia Akhlaknya sehingga
dapat menunjukkan sebuah kepribadian yang
menawan dan dapat meyakinkan kepada
semua orang bahwa Islam adalah rahmat bagi
seluruh alam (Rahmatan Lil Alamin).
Qowiyul Jismi, Kuat Fisiknya sehingga dapat
mengatur segala kepentingan bagi jasmaninya
yang merupakan amanah/titipan dari Alloh
SWT.
Mutsaqoful Fikri, Luas wawasan berfikirnya
sehingga dia mampu menangkap berbagai
informasi serta perkembangan yang terjadi
disekitarnya.
Qodirun ‘alal Kasbi, Mampu berusaha sehingga
menjadikannya seorang yang berjiwa mandiri
dan tidak mau bergantung kepada orang lain
dalam memenuhi segala kebutuhan hidupnya.
Mujahidun linafsihi, Bersungguh sungguh
dalam jiwanya sehingga menjadikannya
seseorang yang dapat memaksimalkan setiap
kesempatan ataupun kejadian sehingga
berdampak baik pada dirinya ataupun orang
lain.
Haritsun ‘ala waqtihi, Efisien dalam
memanfaatkan waktunya sehingga
menjadikannya sebagai seorang yang pantang
menyiakan waktu untuk melakukan kebaikan,
walau sedetikpun. karena waktu yang kita
gunakan selama hidup ini akan
dipertanggungjawabkan dihadapan Alloh
SWT.
Munazhom Fii Su’unihi, Tertata dalam
urusannya sehingga menjadikan
kehidupannya teratur dalam segala hal yang
menjadi tanggung jawab dan amanahnya.
Dapat menyelesaikan semua masalahnya
dengan baik dengan cara yang baik.
Naafi ’un Li Ghairihi, Bermanfaat bagi orang lain,
sehingga menjadikannya seseorang yang
bermanfaat dan dibutuhkan. Keberadaannya
akan menjadi sebuah kebahagiaan bagi orang
lain dan Ketiadaannya akan menjadikan
kerinduan pada orang lain
Langganan:
Postingan (Atom)